Tarling, Bupati Wihaji Sosialisasikan Peningkatan IPM hingga Jambanisasi

by
Tarling, Bupati Wihaji Sosialisasikan Peningkatan IPM hingga Jambanisasi
Bupati dan Kapolres Batang saat berdialog dengan salah seorang warga pada acara Sholat Tarawih ukuwah putaran pertama yang berlangsung di Masjid Suhada Desa Soka, Bawang, Rabu (8/5) malam. (dok istimewa)
Tarling, Bupati Wihaji Sosialisasikan Peningkatan IPM hingga Jambanisasi
Bupati dan Kapolres Batang saat berdialog dengan salah seorang warga pada acara Sholat Tarawih ukuwah putaran pertama yang berlangsung di Masjid Suhada Desa Soka, Bawang, Rabu (8/5) malam. (dok istimewa)

BATANG – Untuk meningkatkan Indek Pembangunan Manusia (IPM), ada beberapa faktor yang harus mendapat perhatian, meliputi kesehatan, angka harapan hidup dan pendapatan perkapita.

Hal itu diungkapkan Bupati Batang, Wihaji saat memberi sambutan usai Sholat Tarawih ukuwah putaran pertama yang berlangsung di Masjid Suhada Desa Soka, Bawang, Rabu (8/5) malam. Tampak pula Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga, Ketua DPRD Imam Teguh Rahajo, camat Bawang Yarsono dan jajaran kepala OPD di lingkungan Kabupaten Batang.

“Sekolahkan anak-anak kita setinggi-tingginya, karena tantangan kedepan persaingan hidup sangat komplek. Karena itulah, persiapkan sejak dini pendidikan anak kita minimal Sekolah Menengah Atas (SMA), sebagai bekal untuk hidup yang lebih baik,” ujar Bupati Wihaji.

Bupati meminta kepada para orang tua untuk mengawasi dan mendampingi anaknya dalam bergaul, karena kejahatan narkoba sudah mengintai anak-anak, dan peredarannya sekarang sudah masuk desa.

“Kejahatan narkoba peredarannya sudah sampai ke desa-desa, maka dampingi dan awasi anak kita. Selain itu, bimbing mereka akan dapat menggunakan Hendphone dengan bijak, dan hindari berita hoaxs,” jelas Bupati Wihaji.

Pada kesempatan itu Bupati Wihaji juga mengungkapkan bahwa Pemkab Batang tahun 2022 mentargetkan seluruh desa sudah berstatus Open Defecation Free (ODF) atau terbebas dari Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Hal ini dilakukan agar tidak ada penyakit karena di BAB sembarangan merupakan sumber penyakit. “Pemkab memiliki program jambanisasi dengan meluncurkan Program kredit tanpa agunan guna membuat jamban,” ungkap Wihaji

Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga dalam pesan Kamtibmasnya mengatakan, sangat terkesan berada di Kecamatan Bawang yang secara geografis di daerah tinggi dengan hawa udara yang cukup sejuk. Selain itu, masyarakatnya sangat menhormati serta memiliki kultur budaya yang sangat santun dan nyaman.

“Atas nama Kepolisian saya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah melaksnakan Pemilu dengan damai yang tingkat partisipasi kecamatan Bawang cukup tinggi, ini merupakan kepedulian masyarakat dalam menentukan masa sepan Bangsa,” kata AKBP Edi Suranta Sinulingga.

Kapolres menjelaskan, proses pemilu sudah selesai, dan kini masyatakat diajak untuk menunggu lembaga resmi KPU yang akan memtuskan pemenenganya. “Jangan mudah terprofokasi untuk melakukan hal-hal yang tidak konstitusional, kalaupun kalau ada permaslahan pemilu selesaikan sesuai dengan jalur hukum. Pesta demokrasi telah selesai, kini mari kita pesta amal dan perbanyak ibadah di bulan suci Romadhon. Jangan mudah terprovokasi melalui isu-isu ras dan agama yang dapat memecah belah Bangsa untuk kepentingan sesaat dan golongan,” tandas Kapolres. (red/hmb)