Hindari Penumpukan Denda, Wajib Pajak Diminta Segera Lapor SPT

by
Hindari Penumpukan Denda, Wajib Pajak Diminta Segera Lapor SPT
ANTRIAN - Para Wajib pajak saat melakukan pelaporan SPT Tahunan di KP2KP Kendal. AKHMAD TAUFIK

KENDAL – Meski telah diberikan perpanjangan waktu, yakni dari 30 April menjadi 2 Mei 2019, namun realisasi target pelaporan SPT tahunan belum memenuhi target. Sebab, sejauh ini baru terrealisasi sekitar 58%.

Hindari Penumpukan Denda, Wajib Pajak Diminta Segera Lapor SPT
ANTRIAN – Para Wajib pajak saat melakukan pelaporan SPT Tahunan di KP2KP Kendal. AKHMAD TAUFIK

Sebelumnya, Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2PK) Kendal telah memenuhi target E-Filing sebesar 135% atau 12.395 wajib pajak. Namun target kepatuhan SPT belum dapat terpenuhi, yakni hanya 58% atau 9.822 wajib pajak dari target 16.979 wajib pajak. Artinya masih ada sekitar 2.573 wajib pajak yang belum lapor SPT Tahunan.

Oleh karena itu, Kepala KP2KP Kendal, Bisuk menghimbau semua wajib pajak yang telah memiliki NPWP untuk segera melaporkan SPT Tahunan, meski yang bersangkutan usahanya sudah tidak jalan, alih profesi atau lainnya. Sebab jika tidak lapor maka akan dikenakan denda.

“Jika wajib pajak tidak lapot SPT, maka denda akan terus berjalan, sehingga yang rugi nantinya wajib pajak itu sendiri. Semisal usaha yang dijalankan tutup atau mengajukan NPWP untuk mendapatkan kredit akan tetapi kreditnya tidak di acc, maka wajib pajak dapat melakukan non efektif untuk menghindari denda,” terangnya.

Selain itu, lanjut Bisuk, SPT Tahunan biasanya dibutuhkan saat hendak mengajukan izin usaha, sehingga jika tidak lapor SPT maka usaha yang hendak diajukan tentunya mendapat kendala. Sampai dengan saat ini, KP2KP tetap akan menunggu para wajib pajak yang belum lapor SPT, meskipun sudah lewat batas waktu.

“Toh, pajak ini untuk negara yang kemudian dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk fasilitas umum, salah satunya jalan,” pungkasnya.(fik)