Prihatin Kasus pontianak, SMK Ini Gelar Deklarasi Anti Bullying

by
BERI BINGKISAN - Kepala Sekolah SMK NU Kesesi KH Yaskur memberikan bingkisan kepada anak yatim piatu dalam rangka menyambut HUT sekolahan itu, kemarin. Hadi Waluyo
BERI BINGKISAN – Kepala Sekolah SMK NU Kesesi KH Yaskur memberikan bingkisan kepada anak yatim piatu dalam rangka menyambut HUT sekolahan itu, kemarin. Hadi Waluyo

Prihatin dengan aksi bullying yang dilakukan sejumlah pelajar di Pontianak yang viral di medsos, pelajar SMK NU Kesesi melakukan deklarasi anti bullying di sekolahan tersebut, kemarin. Dengan deklarasi itu, diharapkan ada komitmen akhlakul karimah di lingkungan SMK NU Kesesi.

Kepala Sekolah SMK NU Kesesi, KH Yaskur, kemarin, menerangkan, deklarasi tersebut merupakan satu kegiatan yang dilakukan pihak sekolah dalam rangka menyambut hari ulang tahun SMK NU Kesesi ke-15 tahun. Selain kegiatan itu, sejak dua hari lalu sudah dilaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya khotmil Quran dan pemberian bingkisan kepada anak yatim piatu di sekitar lingkungan sekolahan tersebut.

“Deklarasi anti bullying di SMK NU Kesesi ini kita lakukan karena keprihatinan kita atas aksi bully yang terjadi di Pontianak. Dengan deklarasi ini diharapkan komunikasi siswa dan guru terjalin dengan baik, serta komitmen akhlakul karimah yang diterapkan dalam metode pembelajaran agama di sekolah SMK NU Kesesi,” katanya.

Sementara itu, belasan anak yatim piatu usai menerima bingkisan dari pihak sekolah, kemarin, tampak bersuka ria memperebutkan pecahan uang Rp 2 ribu yang ditaburkan dari lantai dua sekolahan itu. Uang yang ditebar sendiri mencapai Rp 1,5 juta. Tak pelak, anak-anak ini berlomba untuk menangkap uang yang beterbangan dari lantai dua gedung sekolahan ini. (ap5)