Duh, Kesejahteraan Guru PAUD Masih Minim

by
3 - Kesejahteraan Guru PAUD Masih Minim
SAMPAI - Suasana lomba apresiasi bunda PAUD berprestasi, salah satu bunda nampak menyampaikan fakta di lapangan tentang kesejahteraan guru PAUD. MALEKHA

KOTA – Kesejahteraan yang layaknya diterima oleh para guru dengan dedikasi mengajar luar biasa, ternyata tak dinikmati oleh para pendidik PAUD yang memiliki peran penting dalam kecerdasan anak di usia dini.

3 - Kesejahteraan Guru PAUD Masih Minim
SAMPAI – Suasana lomba apresiasi bunda PAUD berprestasi, salah satu bunda nampak menyampaikan fakta di lapangan tentang kesejahteraan guru PAUD. MALEKHA

Hal tersebut menurut Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter PAUD & PNF Nur Agustina, merupakan efek dari belum diakuinya status pendidik PAUD setara guru. Oleh karenanya akses-akses bantuan yang harusnya bisa didapatkan tidak bisa di ikutkan, karena bukan kategori guru.

“Kalau kami tidak bisa berbuat apa_apa, cuma saat ini dari HIMPAUDI sudah mengajukan ke Mahkamah Yudisial untuk memperjuangkan status pendidik PAUD setara dengan guru,” ungkap Agustin.

Sementara menunggu, teman-teman bunda PAUD bisa membantu para pendidik HIMPAUDI untuk memberikan kesejahteraan. Karena bunda PAUD bisa mengusulkan dana saat terlaksanannya Musrenbang, atau pun memanfaatkan dana CSR dari perusahaan-perusahaan.

“Saat ini kita lihat kesejahteraan guru PAUD berkisar antara Rp50.000 sampai Rp100.000. Angka tersebut sangat minim sekali dibandingkan tenaga dan pengabdian yang harus mereka berikan,” imbuhnya.

Meskipun tentu saja, pengabdian ini merupakan dedikasi yang tidak bisa dinilai dengan nominal. Hanya saja para pendidik ini tentunya membutuhkan kesejahteraan bagi mereka agar ketika KBM mereka merasa nyaman.

“Ini menjadi PR kita semua sebenarnya, bahwa kita juga harus memperhatikan dengan baik pahalwan bangsa tanpa tanda jasa ini,” pungkasnya. (mal)