Gelar Pilketos, Sekolah Ini Sediakan Makan Gratis

by
OSIS
GELAR PILKATOS - Salah seorang siswa tengah memberikan hak suaranya di pemilihan ketua OSIS MAK NU 09 Darussaadah Rowosari. NUR KHOLID MS

KENDAL – Suksesi kepemimpinan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di MAK NU 09 Darussaadah Rowosari yang digelar baru-baru ini benar-benar meriah. Demi menyemarakkan pesta demokrasi ala sekolah itu, panitia rela menyajikan makanan dan minuman gratis hingga suguhan penampilan hadroh.

OSIS
GELAR PILKATOS – Salah seorang siswa tengah memberikan hak suaranya di pemilihan ketua OSIS MAK NU 09 Darussaadah Rowosari. NUR KHOLID MS

Ada empat kandidat yang maju di pemilihan tersebut. Tak hanya siswa, namun guru, staf dan karyawan pun mempunyai hak suara dalam pelaksanaan pesta demorasi tersebut.

Ketua panitia Pilkatos, Amila mengatakan, pesta demokrasi memilih empat pasangan calon ketuas OSIS, semuanya dari kelas XI. Proses dan tahapan pemilihan pun dirancang seperti halnya pemilu. “Ada daftar pemilih tetap (DPT) nya dan kami juga dirikan tempat pemungutan suara (TPS),” katanya, Kamis (11/4).

Pemilihan ketua OSIS tahun ini disebut Amila berbeda dengan tahun yang lalu. Dalam proses pencoblosan, selain dibuka dengan hadroh qosidah rebana, pemilih juga mendapatkan makan dan minum gratis. “Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang menyediakan makan dan minum gratis tersebut. Tujuanya untuk mendongkrak partisipasi pemilih. Tak hanya siswa, hak suara juga diberikan pada bguru, staf, dan karyawan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala MAK NU 09 Darussaadah, Siswanto mengatakan, dalam pemilihan calon ketua OSIS, siswa, guru, staf, dan karyawan dapat memberikan hak suaranya secara langsung, bebas, dan rahasia. Sebagai wujud identitas sebuah madrasah dan sekaligus untuk mendongkrak partisipasi pemilih, pelaksanaan Pilkatos juga diramaikan qosidahan pelajar. “Bahkan, pemilih yang hadir di TPS dan memberikan hak suaranya dapat makanan ringan dan minuman,” tandasnya.

Salah seorang siswa, Puji Amilatul Hanif, mengaku senang Pilkatos di sekolahanya dikemas seperti pemilihan presiden. Dengan pengalaman itu, setidaknya saat pelaksanaan pemilu 17 April mendatang dirinya tidak akan kebingungan dalam memberikan hak suaranya. “Karena sudah pernah mencoblos, meski termasuk DPT pemula,” katanya. (lid)