Kapolres Minta Masyarakat Bantu Hentikan Hoax

oleh -
Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan
Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan

AKHIR akhir ini perkembangan teknologi membuat peredaran informasi menjadi sulit terbendung. Sebab media sosial dan aplikasi pengirim pesat cepat (chat apps) menjadi media favorit. Perkembangan tersebut sekarang menimbulkan suatu polemik baru, karena Informasi benar dan salah menjadi campur aduk.

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan
Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan

Dalam mengantisipasi peredaran Hoax, masyarakat diminta ikut membantu menghentikan penyebaran berita hoax.

Demikian dikatakan Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, kemarin. Kata dia, tingkat penyebaran berita hoax dan ujaran kebencian di Indonesia ini sudah sangat memprihatinkan. Karena hoax dan ujaran kebencian ini berdampak besar pada rusaknya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Sebab saat ini berita hoax banyak tersebar di pesan instan Whatsapp dan media sosial seperti Facebook. Biasanya penyebaran berita bohong ini berupa pesan teks atau foto dan video yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya. Untuk itu saya harapkan masyarakat lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial. Sebelum menyebarkan dan membagikan suatu berita tolong pastikan dulu kebenaran berita tersebut,” pinta Kapolres.

Sementara jelang pileg pilpres 2019, masyarakat juga harus ikut mendukung terciptaknya situasi yang kondusif. Sebab pesta demokrasi bukan sebagai ajang untuk menimbulkan kebencian meskipun beda pilihan.

“Jangan mudah terprovokasi, karena kita semua adalah saudara,” imbuhnya.(yon)