Radar Kajen

Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan, 100 Bumil Ikut Pemeriksaan Gema Setia

Sekitar 100 ibu hamil (bumil) mengikuti pemeriksaan dalam kegiatan Gema Setia Putaran ke II di Kantor Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Rabu pagi (12/2). Kenapa? M Hadiyan, Bojong

Program Gema Setia Putaran dilaksanakan dalam rangka menyelamatkan ibu dan anak untuk menekan angka kematian saat maupun pasca melahirkan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Ida Sulistyawati, Rabu pagi (12/02). Kata dia, Gema Setia atau Gerakan Masyarakat Selamatkan Ibu dan Anak merupakan program yang dipelopori oleh istri Bupati Pekalongan, Munafah Asip sejak beberapa waktu yang lalu. Program ini diklaim ampuh menurunkan angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Pekalongan.

Ida Sulistya mengungkapkan, selain ada 100 ibu hamil yang diperiksa oleh dokter spesialis kandungan, pada kegiatan ini juga ada 50 anak gizi kurang yang turut diperiksa oleh dokter spesialis anak

“Jadi untuk dokter spesialis anak ada dokter shireen dan untuk dokter spesialis kandungan dokter susilowati, (pakai dokter spesialis) karena kan yang kita periksa itu ibu hamil yang beresiko tinggi. Begitupun untuk anak yang gizi kurang. Sehingga yang datang adalah yang sudah harus dikonsultasikan dengan dokter spesialis,” ungkapnya.

Untuk Kecamatan Bojong, terdapat 164 ibu hamil beresiko tinggi dan 87 anak gizi kurang. Pihaknya berharap dengan kegiatan ini ibu hamil beresiko tinggi dan anak gizi kurang bisa tertangani dengan baik.

“Ke depan orang tua yang anaknya gizi kurang dan ibu hamil beresiko tinggi lebih tau dan memahami. Jangan sampai ada ibu hamil ketika mau lahiran baru tau beresiko tinggi, ini kan harusnya dipersiapkan betul-betul,” tandasnya. (*)

Facebook Comments