Radar Jateng

14 Tahun Tidur di Areal Kuburan, Polisi Ini Terima Sertifikat Kapolda

Senyum sumringah tidak bisa ditutupi anggota Polsek Rembang, Aiptu Widodo Ramelan, 54. Setelah hampir 14 tahun tinggal di TPU Krapyak Rembang. Kini dirinya dan keluarga dapat tidur nyaman, di tempat tinggalnya perumahan Bhayangkara Residence.

14 Tahun Tidur di Areal Kuburan, Polisi Ini Terima Sertifikat Kapolda
SUMRINGAH: Aiptu Widodo Ramelan dan istri sumringah saat menerima sertifikat rumah dari Kapolda Jateng, Irjen Pol. Drs. Condro Kirono didampingi Kapolres Rembang AKBP Pungky Buana Santoso yang hadir saat peresmian perumahan Bhayangkara Residence. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Aiptu Widodo sebelumnya menghabiskan waktunya tidur di areal kuburan. Tepatnya tahun 2004 silam. Dia mendirikan rumah dibantu rekan-rekan seprofesinya. Kini bersama istrinya Suyatni sudah memiliki hunian baru.

Kemarin kunci maupun peresmiannya perumahan yang ditempati langsung diberikan Kapolda Jateng, Irjen Pol Drs. Condro Kirono. Widodo dan istri hanya bisa berkaca-kaca. Setelah sekian tahun menempati rumah berukuran 9×6 meter.

Pria yang menjabat KSPKT III Polsek Rembang bangga sekaligus senang memiliki perumahan yang dibangun sejak AKBP Sugiarto (mantan Kapolres Rembang) dua tahun lalu. Dirinya mendaftarkan beli rumah, kemudian dibayar dengan cara diangsur.

Dirinya tidak sendirian. Namun ada 79 tetangga lainnya. Beberapa anggota lainnya mukanya juga berbinar. Sudah mengajak anak dan istrinya. Bahkan ada yang sudah direnovasi.

Hal ini terlihat saat peresmian dua perumahan oleh Kapolda Jateng bersama Pangdam IV/ Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi yang diwakili Kasrem 073/Mkt Letkol Inf Harai Santoso.

Hadir pula, Direskrimsus Kombes Pol Moh Hendra S, Kapolres Rembang se eks-Karesidenan Pati, Dandim 0720 Rembang, Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, Bupati Rembang, Abdul Hafidz dan Wakil Bupati Rembang, Bayu Andriyanto serta ketua DPRD Rembang, Majid Kamil.

Pertama peresmian Bhayangkara Residence di Desa Sendangagung, Kecamatan Kaliori. Kedua Perumahan Kartika Bhayangkara, di Desa Kabongan, Kidul Rembang.

”Kita resmikan dua perumahan. Rembang rinciannya 80 unit perumahan Bhayangkara dan 50 perumahan Kartika Bhayangkara (gabungan TNI/Polri/ASN dan masyarakat),” kata Kapolda Jateng Kapolda Jateng, Irjen Pol Drs. Condro Kirono usai melakukan peresmian kemarin (11/2).

Fasilitas perumahan di klaim lebih murah. Jika dibandingkan daerah lain. Makanya Kapolda mendorong anggota TNI/Pori membeli rumah. Atas inisiatif Dandim, Kapolres, Bupati dan mendapatkan dukungan DPRD.

”Anggota kita ada 39 ribu. Lalu yang punya rumah baru 15 ribu. Sisanya 27 ribu masih kost, kontrak, ikut mertua maupun orang tua. Makanya kita terus sosialisasikan masalah papan,” terangnya.

Wakil Bupati Rembang, Bayu Andriyanto sekaligus mewakili pengembang perumahan Kartika Bhayangkara Residence menyampaikan gagasan perumahan didirikan kali pertama ada kebijakan Presiden Joko Widodo. Ketika menteri PUPR membuat perumahan satu juta rumah, akhirnya kapolres dan dandim 0720 rembang duduk bersama.

”Saya minta izin pak Bupati Rembang, Abdul Hafidz. Akhirnya ide terwujud dengan di support sponsorship perbankan. Untuk menjadi pioner project pertama seluruh Indonesia perumahan TNI/Polri,” ungkapnya. (ks/noe/ali/top/JPR)

Facebook Comments