Kurangi Volume Sampah Pasca Banjir, DLH Kerja Bakti Bersama

by
Kurangi Volume Sampah Pasca Banjir, DLH Kerja Bakti Bersama
BERSIH - Terlihat para peserta kerja bakti sedang membersihkan sampah. MALEKHA

KOTA – Pasca bencana banjir yang melanda wilayah Kota Pekalongan, tak dapat dipungkuri volume sampah yang berserakan baik di Depo milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan maupun di pekarangan warga mengalami peningkatan. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Pekalongan melalui DLH Kota Pekalongan mengadakan kerja bakti bersama membersihkan sampah di sepanjang ruas Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Pekalongan, Jumat (8/2).

Kurangi Volume Sampah Pasca Banjir, DLH Kerja Bakti Bersama
BERSIH – Terlihat para peserta kerja bakti sedang membersihkan sampah. MALEKHA

Kepala DLH Kota Pekalongan, Purwanti, mengatakan kegiatan kerja bakti ini dilakukan sebagai bentuk sinergitas antara Pemerintah Kota Pekalongan, DLH, kecamatan, kelurahan, komunitas, maupun masyarakat setempat dalam mengurangi sampah akibat bencana banjir dua pekan lalu dalam rangka pengelolaan lingkungan.

“Kemarin akibat banjir, sampah memang volumenya membludak di Depo milik LH,kemudian di pekarangan milik masyarakat, beberapa kali DLH sudah membersihkan, tetapi masyarakat kembali membuang sampah bukan di tempatnya. Kami koordinasi antara DLH, camat Pekalongan Barat dan Utara, lurah, NU Peduli Lingkungan, RT/RW setempat membersihkan lingkungan dengan sinergi. Kami juga sudah menghubungi pemilik lahan yang nantinya berjanjinya akan menutup lahan mereka dengan seng sehingga masyarakat diharapkan membuang sampah di Depo LH yang selama ini mereka lebih memilih membuang sampah di pekarangan maupun disembarang tempat,” ucap Purwanti.

Selain mengurangi volume sampah, disampaikan Purwanti melalui kegiatan kerja bakti ini juga diharapkan adanya edukasi kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan dalam pengelolaan lingkungan diperlukan sinergitas bersama.

“Melalui kerja bakti ini juga kita ingin mengedukasi masyarakat bahwa pengelolaan lingkungan hidup harus dilakukan bersama-sama antara sinergitas dari Pemerintah dan masyarakat atau tidak hanya diserahkan ke DLH saja dan tindakan membuang sampah sembarangan itu salah. Jadi edukasinya semacam itu dan Alhamdulillah banyak yang datang dan berpartisipasi,” terang Purwanti.

Purwanti menambahkan, DLH merencanakan akan melakukan perluasan Depo LH agar dapat menampung sampah lebih banyak lagi. Sampah-sampah yang berhasil dibersihkan selanjutnya akan dipilah terlebih dahulu oleh petugas sebelum dibuang ke TPA.

“Memang permasalahannya Depo LH sendiri secara luasan memang masih kurang, perlu adanya perluasan, kami akan merencanakan dengan mohon izin Walikota untuk memperpanjang ke belakang biar kapasitasnya lebih besar. Sampah yang berhasil diangkut di armada ini nanti akan dipilah terlebih dahulu untuk dijual kalau ada yang masih bisa dimanfaatkan, pemulung juga akan mengambil sampah anorganik, sisanya akan dibuang ke TPA,” imbuh Purwanti. (mal)