Radar Kendal

Pohon Tumbang Rusak Jaringan Listrik

KENDAL – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Kabupaten kendal mengakibatkan banyak pohon tumbang. Selain mengakibatkan padamnya listrik yang merugikan masyarakat, insiden itu juga merusak jaringan listrik milik PLN hingga mengakibatkan kerugian hingga miliaran rupiah.

PEMELIHARAAN – Tim PDKB UP3 Semarang lakukan pemeliharaan peralatan proteksi jaringan listrik tanpa padam guna tingkatkan keandalan listrik di Kabupaten Kendal. NUR KHOLID MS

Insiden tersebut seperti terjadi di jalan alternatif Weleri-Sukorejo, tepatnya di Desa Pagergunung, Kecamatan Pageruyung, Rabu (6/2) malam lalu. Pohon tumbang tidak hanya menutup akses jalan, tetapi juga menimpa instalasi listrik. Akibatnya layanan listrik pun terganggu, sejumlah wilayah seperti Pageruyung, Sukorejo, dan Plantungan mengalami pemadaman.

Menurut Achmad Malik (25), warga Kauman Sukorejo, selama musim penghujan, sering terjadi gangguan jaringan listrik padam. “Akhir-akhir ini listrik kerap padam. Kalau seperti ini terus, bisa membuat kerusakan barang-barang elektronik,” katanya, Kamis (7/2).

Malik mengungkapkan, imbas sering terjadinya listrik padam juga menyebabkan sebagian pelaku usaha kecil merugi. Bahkan, tak sedikit beberapa peralatan barang mengalami kerusakan. “Saya berharap pihak terkait (PLN) harus gerak cepat menangani hal itu. Kasihan masyarakat (konsumen) yang tiap hari membutuhkan listrik jika sering padam,” tuturnya.

TANGANI GANGGUAN
Sementara itu, Manager PLN Cabang Kendal, Tresna Nurman Abadi membenarkan ada gangguan listrik padam yang terjadi karena jaringan listrik putus tertimpa sejumlah pohon yang tumbang. Menurutnya, PLN langsung sigap turun ke lapangan untuk melakukan penanganan melalui penyambungan jaringan kabel yang putus. “Ada tiga tiang jaringan listrik yang roboh akibat tertimpa pohon tumbang. Petugas kami juga langsung melakukan penanganan,” katanya.

Dia mengatakan, insiden pohon tumbang juga sudah ditangani BPBD agar tak menghalangi akses jalan. di Dusun Bulupitu, Desa Surokontokulon, Kecamatan Pageruyung misalnya, sebuah pohon berdiameter 80 cm tumbang dan menutup total badan jalan.

“Tim Satgas PB BPBD Kendal melakukan pemotongan dan pembersihan bersama dengan anggota PSC 119 Kendal, PLN, dan warga sampai pukul 23.45 WIB. Sedangkan tim PLN Sub Rayon Weleri fokus normalisasi dan penyambungan kabel listrik,” terangnya.

Kondisi hujan deras menjadi kendala saat dilakukan penyambungan kabel. Meski begitu, pihaknya selalu berupaya agar listrik normal dan kembali nyala. Untuk mengantisipasi listrik padam saat cuaca hujan dan angin kencang, PLN juga rutin melakukan pemangkasan pohon, menginspeksi dan memperbaiki perlatan di jaringan listrik yang terindikasi akan rusak.

Selain itu, meningkatkan komunikasi dan bersinergi dengan OPD terkait seperti Dinas LH dan BPBD Kendal. Pihaknya juga melakukan pemeliharaan peralatan proteksi jaringan listrik tanpa padam guna tingkatkan keandalan listrik di Kabupaten Kendal. “Tentu kami minta partisipasi masyarakat, jika mengetahui pohon mengenai jaringan listrik agar diinfokan ke PLN melalui call center 123,”tandasnya.

Tresna menambahkan, kerusakan jaringan listrik karena pohon tumbang membuat pihaknya tidak dapat menyalurkan listrik kepada warga hingga ribuan KWH. Jika dihitung PT PLN di area Kendal kehilangan pendapatan hingga miliaran rupiah dalam setahun akibat pohon tumbang. “Di tahun 2017, kami kehilangan pendapatan sebesar Rp 2,4 miliar karena pohon tumbang . Tahun 2018 angka kerusakannya akibat pohon tumbang turun 50 persen sehingga pendapatan kami cukup bertambah meski masih kehilangan sekitar Rp 1 miliaran,” pungkasnya. (nur)

Facebook Comments