Radar Kendal

Didemo, Kades Ini Laporkan Warganya ke Polisi

*Tuding Lakukan Pencemaran Nama Baik

LAPORKAN – Datangi Polres, Kades Mojoagung didampingi Kuasa hukumnya melaporkan salah satu warga Mojoagung yang menuding Kades menerima suap. NUR KHOLID MS

KEPALA Desa Mojoagung, Kecamatan Plantungan, Kamis (7/2) siang, mendatangi Polres Kendal. Kedatanganya yang didampingi pengacaranya dan belasan perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) tersebut untuk melaporkan warganya yang dinilai telah mencemarkan nama baiknya karena menuding menerima suap dari calon perangkat desa melalui aksi unjuk rasa dan menggunggahnya di media sosial.

“Saya dampingi klien melaporkan salah satu warga Mojoagung Ahmad Sayid karena telah mencemarkan nama baik saya,” kata Antoni Yuda Timor, Kuasa Hukum Kades Mojoagung.

Dalam laporanya dikatakan tuduhan ahmad sayid saat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu kades Mojoagung menerima suap dalam penjaringan perangkat desa. “Padahal dalam aturan sudah dijelaskan bahwa kepala desa tidak berwenang untuk menentukan hasil seleksi perangkat desa,” ungkap Antoni.

Sementara itu Kades Mojoagung, Samsul Maarif, mengatakan, dirinya sudah meminta kepada yang bersangkutan untuk menunjukan bukti bahwa dia menerima suap seperti yang dikatakan saat demo waktu lalu.

“Warga yang kami laporkan ini mengarang cerita seolah-olah dalam seleksi perangkat tahun 2017 menerima suap karena Ahmad Sayid yang rangking pertama tidak diterima,” katanya.

Awalnya ia tidak mau melaporkan ke polisi setelah di tunggu untuk di selesaikan secara kekeluargaan dan di minta untuk menunjukkan bukti yang bersangkutan tidak juga menunjukan itikad baik. Kades sudah menyerahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum dan memberikan kuasa melanjutkan laporkannya agar ditindaklanjuti pihak kepolisian. (nur)

Facebook Comments