Guru Wajib Melek Teknologi

by
Guru Wajib Melek Teknologi
PELATIHAN - Guru SDN Sempu Limpung saat mengikuti kegiatan pelatihan komputer sebagai bahan peningkatan kompetensi. NOVIA ROCHMAWATI

LIMPUNG – Menghadapi generasi 4.0 Guru SD di Kecamatan Limpung memiliki beberapa komitmen. Salah satunya lebih sadar untuk mengenal dan menggunakan internet. Oleh karenanya Guru SD di Kecamatan Limpung menggelar pelatihan office 365 untuk membantu pelajaran, Kamis (31/1) di SDN Sempu Limpung.

Guru Wajib Melek Teknologi
PELATIHAN – Guru SDN Sempu Limpung saat mengikuti kegiatan pelatihan komputer sebagai bahan peningkatan kompetensi. NOVIA ROCHMAWATI

“Kami lakukan kegiatan ini dalam rangka untuk mengajak guru SDN Sempu melek teknologi. Sehingga mereka juga menyesuaikan diri dengan zaman. Sehingga ketika mengajar anak-anak zaman sekarang mereka juga menyesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan anak. Tanpa melupakan esensi pembelajarannya,” terang perwakilan tuan rumah kegiatan, Kepala SDN Sempu Limpung, Eny Yuliarsih SPd MPd di sela-sela kegiatan.

Pemateri kegiatan, Jarwo SPd SD, menerangkan ada beberapa materi yang diajarkan untuk guru-guru. Yakni materi penilaian berbasis android, mengelola kelas online, menyimpan tugas online dan kolaborasi dalam kelas online. Dengan pelatihan itu, diharapkan pembelajaran di sekolah bisa menjadi pembelajaran dengan sistem online.

Dijelaskan, dalam kegiatan nantinya para guru diharap mampu menyajikan pembelajaran dalam bentuk online. Para guru tentunya akan dibekali pengetahuan untuk mengoperasikan sejumlah aplikasi di android yang bisa membantu pembelajaran.

“Di sini nantinya peserta tidak hanya diajari mengoperasikan program dasar microsoft office. Tapi juga nantinya diajarkan untuk mengoperasikan aplikasi berbasis android. Dimana nantinya aplikasi ini akan mendukung pembelajaran secara online. Seperti Plickers, Zipgrade, dan lainnya,” imbuh Jarwo.

Ditambahkan, peserta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari 49 guru. Tak hanya guru di Kecamatan Limpung, ada pula beberapa guru dari luar Limpung. Seperti Subah, Tersono, dan Gringsing.

“Harapannya para guru ini bisa bersaing dan menyesuaikn diri dengan zaman. Karena mereka mendidik anak-anak zaman sekarang. Kalau pembelajarannya masih menggunakan cara lama tentu mereka akan bosan dan tidak nyaman. Jika pembelajaran dan gurunya lebih visioner maka ke depan anak juga bisa berpandangan ke depan. Dan siap menjadi agen perubahan di masa mendatang,” pungkasnya. (nov)