Radar Kajen

Menwa Dibekali Ilmu Kemiliteran dan Nasionalisme

Resimen Mahasiwa (Menwa) Unikal (Universitas Pekalongan) Batalyon 930 Kyai Welang membekali peserta Diksar di Desa Kajongan, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu (20/1). Seperti apa? M Hadiyan, Kajen

SIAP PERTAHANKAN NKRI. Menwa adalah salah satu kekuatan sipil yang dilatih dan dipersiapkan untuk mempertahankan NKRI, sebagai perwujudan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).

Menwa Dibekali Ilmu Kemiliteran dan Nasionalisme
DIKSAR – Sebanyak 26 anggota Menwa Unikal mengikuti Diksar di Desa Kajongan, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu (20/1). MUHAMMAD HADIYAN

Untuk membekali diri dengan ilmu kemiliteran serta jiwa nasionalisme, peserta Diksar Menwa Unikal (Universitas Pekalongan) Batalyon 930 Kyai Welang melaksanakan kegiatan outbond dan survival. Kegiatan ini digelar di Desa Kajongan, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu (20/1).

Setidaknya ada 26 anggota Menwa yang mengikuti Diksar tersebut. Para peserta pun tampak serius memerhatikan materi yang diberikan dalam setiap sesi latihan.

Resimen Mahasiswa (Menwa) adalah salah satu kekuatan sipil yang dilatih dan dipersiapkan untuk mempertahankan NKRI, sebagai perwujudan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Menwa juga merupakan salah satu komponen warga negara yang mendapat pelatihan militer (unsur mahasiswa).

Sebagai perwira koordinator latihan, Kapten Inf Nurkhan menjelaskan bahwa, Menwa sebagai komponen cadangan pertahanan negara yang juga perlu diberikan pelatihan ilmu militer seperti penggunaan senjata, taktik pertempuran, survival, bela diri militer, senam militer, penyamaran, navigasi dan sebagainya.

“Menwa sebagai komponen cadangan pertahanan negara tentunya perlu kita berikan pengetahuan tentang ilmu kemiliteran. Dan pada diksar kali ini, kita membekali mereka dengan outbond yang kita padukan dengan keadaan alam sesungguhnya serta ilmu survival,” jelas Nurkhan.

Dirinya berharap, dengan pembekalan yang diberikan akan bisa membekali para Menwa ini dengan ilmu kemiliteran serta penanaman jiwa nasionalisme. Sehingga para generasi muda tersebut mempunyai bekal yang cukup sebagai komponen cadangan yang tangguh, dan siap membela NKRI. (yan)

Facebook Comments