Radar Kendal

Berdalih Mabuk, Pria Ini Sikat Mobil Ambulans di Depan IGD

KENDAL – Kepolisian Resort (Polres) Kendal melakukan gelar perkara kasus pencurian mobil ambulans milik Rumah Sakit Baitul Hikmah (RSBH) Kendal, di Mapolres, Senin (21/1). Pencurinya residivis, Karno alias Iblis warga Dukuh Juwero, Desa Triharjo, Kecamatan Gemuh.

Berdalih Mabuk, Pria Ini Sikat Mobil Ambulans di Depan IGD
GELAR PERKARA- Kapolres Kendal AKBP Hamka Mappaita gelar perkara kasus pencurian mobil ambulance dengan tersangka residivis Karno alias Iblis. NUR KHOLID MS

Modusnya membawa mobil ambulnce itu kabur adalah untuk mengantarkan temanya berobat. Tindak kriminal itu dilakukannya dinihari pukul 03.30. Yakni dalam kondisi mabuk usai makan jamur. Polisi berhasil menangkap pelaku sekitar 5 jam usai menggondol ambulans. Pelaku baru sadar saat mobil ambulans yang dicurinya menabrak pembatas jalan dan kaget.

Tersangka Karno alias iblis mengaku sebelumnya ia bersama teman-temannya sedang pesta jamur hingga mabuk berat. Bahkan dalam kondisi mabuk, dirinya tidak mengetahui bahwa mobil yang dicurinya itu adalah ambulans milik RSBH. Kepada polisi, ia pun kembali berdalih bahwa saat itu tengah mengantarkan temanya berobat ke rumah sakit akibat muntah-muntah tersebut dengan menggunakan mobil.

ketika hendak pulang dirinyapun yang dalam kondisi mabuk nekat membawa mobil yang sedang terparkir berada di depan IGD. Pelaku baru sadar jika mobil yang dikemudikannya itu menabrak pembatas jalan di Kaliwungu. “Saya tidak tahu kalau itu mobil ambulans. Sebab waktu itu saya mengantar teman ke rumah sakit akibat mabuk dan mengalami muntah-muntah. Begitu melihat ada mobil di depan IGD, langsung saya bawa,” katanya.

Kapolres Kendal, AKBP Hamka Mappait, mengatakan, tindak pencurian mobil ambulans itu dilakukan pelaku seorang diri sekitar pukul 03.00 pagi. Pengakuan tersangka, rencananya mobil yang dibawa kabur tersebut akan dijual di wilayah Boja. Namun mobil mengalami kecelakaan dan berhasil diamankan petugas. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. “Sedangkan mobil ambulans yang berhasil diamankan selanjutnya diserahkan kembali ke rumah sakit agar bisa digunakan untuk pelayanan kesehatan,” katanya.

Petugas Bagian Umum RS Baitul Hikmah, Syafrudin mengatakan, kunci mobil memang tergantung di dalam, sebab mobil ambulans baru saja mengantar pasien. “Sepintas tidak ada mencurigakan, saat ambulans keluar dibawa kabur. Terlebih pihak security mengira yang membawa kabur adalah petugas ambulans,” katanya. (nur).

Facebook Comments