Metro Pekalongan

Sekolah Jadi Sasaran Peredaran, Pelajar Diajak Perangi Narkoba

KOTA – Peredaran narkoba yang semakin marak membuat Pemerintah Kota Pekalongan gencar melakukan upaya pemberantasan narkoba, serta mengajak pelajar sebagai generasi penerus bangsa untuk memerangi narkoba. Ajakan tersebut dikemas dalam kegiatan Walikota Goes to School yang mulai diselenggarakan pada Senin (21/1) di SMAN 1 Pekalongan. Walikota Goes to School akan menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan sebagai langkah preventif memerangi narkoba di kalangan pelajar.

MENGGELAR – Pemerintah Kota Pekalongan menggelar kegiatan Walikota Goes to School di SMAN 1 Pekalongan, Senin (21/1). DOK

“Jadi ini memang kita laksanakan setiap seminggu sekali yaitu pada apel Hari Senin pagi di setiap sekolah. Harapannya ini memberikan semangat pada mereka untuk menghindari narkoba dan mengingatkan pada guru juga bagaimana untuk bisa lebih hati-hati karena bagaimanapun juga sasaran narkoba tidak hanya pada orang di luar sekolah tetapi justru lebih banyak di sekolahan,” ujar Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz ketika membuka kegiatan Walikota Goes to School.

Seusai apel pagi, Walikota Pekalongan bersama siswa-siswi SMAN 1 Pekalongan melakukan deklarasi bersama dan penandatanganan pakta integritas dalam memerangi narkoba. Menurut Walikota Pekalongan, penandatanganan pakta integritas menjadi bentuk janji para siswa terhadap diri mereka sendiri untuk menghindari narkoba.

“Nanti kita akan keliling ke sekolah dan komunitas juga. Atas nama Kepala Daerah Kota Pekalongan menyatakan perang terhadap narkoba!” tegas Walikota.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Pekalongan Sulikhin mengaku antusias dan menyambut baik kegiatan Walikota Goes to School. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu hal prositif yang diberikan Pemerintah Kota Pekalongan terhadap pelajar.

“Kita sambut sangat antusias karena sekarang ini kita semua bersama-sama mempunyai tanggung jawab yang sama memerangi narkoba terutama pada anak-anak dan pelajar karena masa depan berada pada anak-anak ini,” ungkap Sulikhin.

Lebih lanjut Sulikhin mengungkapkan, pihak SMAN 1 Pekalongan akan bertindak tegas apabila ada anak didiknya yang terlibat kasus narkoba. Ia juga menegaskan akan melakukan upaya preventif dengan memberikan wawasan tentang bahaya narkoba, baik melalui pembelajaran maupun esktrakurikuler. Ia juga berpesan kepada seluruh siswanya untuk menjauhi kegiatan-kegiatan negatif seperti terlibat kasus narkoba.

“Anak-anakku sekalian terutama anak-anak pelajar, jangan sia-siakan usia Anda untuk kegiatan-kegiatan tidak bermanfaat karena masa depan Anda jauh masih panjang, kasian kalau terjebak dalam hal semacam ini,” tandasnya. (run)

Facebook Comments