Metro Pekalongan

Mitra Go-Car Tuntut Insentif Diberlakukan Kembali

KOTA PEKALONGAN – Sekitar 200 mitra Go-Car mendatangi di wilayah Pekalongan, mendatangi Kantor Go-Jek di Jalan Ahmad Dahlan, Tirto, Senin (21/1). Kedatangan mereka untuk menuntut diberlakukannya kembali insentif atau bonus bagi para driver yang mencapai target jumlah trip atau poin. Karena sejak enam bulan terakhir, pemberian insentif atau bonus bagi para mitra Go-Car Pekalongan dihentikan.

AKSI DAMAI – Sekitar 200an mitra Go-Car melakukan aksi damai dengan mendatangi Kantor Go-Jek untuk menuntut diberlakukannya kembalil insentif atau bonus bagi driver. M. AINUL ATHO

Kedatangan mitra Go-Car ditemui salah satu perwakilan Go-Jek. Mereka menyampaikan berbagai keluhan dan tuntutan terkait pemberlakuan kembali insentif bagi para driver. Menurut mereka, tidak adanya insentif membuat penghasilan yang didapat tak bisa memenuhi kebutuhan operasional setiap hari.

“Kedatangan kami untuk menuntut agar insentif atau bonus diberlakukan kembali. Sudah enam bulan ini tidak ada bonus. Mungkin gara-garanya ada orderan fiktif yang terjadi di wilayah Pekalongan, tapi kan tidak semua seperti itu. Dan kami yang disini yang masih tetap berjalan semuanya real,” ungkap salah satu mitra Go-Car, Ponco Sugito.

Menurutnya, pelaku order fiktif sudah semuanya diungkap dan tidak lagi berkecimpung sebagai mitra Go-Car. Sehingga tidak ada lagi alasan pihak Go-Jek untuk terus menahan atau menyetop insentif bagi mitra yang sampai saat ini masih aktif. Ponco menyatakan, tuntutan seperti ini sudah sering disampaikan namun hingga sekarang belum ada realisasi atau perkembangan signifikan.

“Kami ada kopdar tiap dua minggu, kami bertemu juga dengan perwakilan Go-Jek dan masalah ini sudah selalu disampaikan tapi hanya PHP dan tidak ada kejelasan. Jadi sekarang kami melakukan aksi damai ini untuk menuntut kejelasan. Kami beri waktu satu bulan kalau tidak ada realisasi kami siapkan aksi yang lebih besar,” tegasnya.

Namun dikatakan Ponco, kembali lagi dalam pertemuan dengan pihak Go-Jek hanya disampaikan janji-janji untuk terlebih dulu menyampaikan aspirasi ini ke pusat. “Ya tadi jawabannya akan disampaikan dulu ke pusat. Dari dulu selalu seperti itu jadi anak-anak sampai turun aksi damai seperti ini,” ujarnya.

Perwakilan Go-Jek, Sidik, saat memberikan penjelasan kepada para driver menyatakan bahwa dia hadir menemui para driver hanya sebagai jembatan dan tidak bisa memutuskan sendiri. Namun di depan para driver, dia berjanji dalam waktu satu bulan akan ada kejelasan dari tuntutan yang disampaikan.

“Saya hanya sebagai jembatan, jadi apa yang disampaikan ini akan kami teruskan ke pusat. Monggo nanti kalau dalam satu bulan tidak ada perkembangan silakan. Tapi kami akan upayakan ini dan kami meminta teman-teman driver untuk kembali aktif, agar orderan di wilayah Pekalongan ini naik dan saya yakin akan mempercepat keputusan dari pusat,” katanya. (nul)

Facebook Comments