Radar Kajen

600 Rumah di Jeruksari Terendam Banjir

TIRTO – Curah hujan yang tinggi di Pekalongan membuat permukiman pesisir Kota Santri tergenang banjir. Salah satu yang terparah ada di Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan.

BANJIR – Hujan deras dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan jalan dan rumah-rumah warga di Jeruksari, Tirto, Pekalongan, tergenang banjir. MUHAMMAD HADIYAN

Sudah sejak Jumat lalu (18/1), genangan air hujan membanjiri area permukiman tersebut. Sampai pada Senin malam (21/1), masih ada 600 lebih rumah yang terendam air. Ketinggian air hingga 50 centimeter.

Kondisi ini membuat warga kesulitan beraktivitas. Terlebih hujan deras yang terus turun, menambah volume genangan. Sebab, kondisi tanah yang rendah mengakibatkan air yang berasal dari desa-desa sekitar berkumpul di Jeruksari.

Akses menuju pantai pun tertutup karena air menggenangi jalan utama. Ketinggian air yang mencapai 30 centimeter di jalan raya, memaksa sejumlah pengendara motor menuntun kendaraannya karena mogok. Bahkan, para siswa pun terpaksa nyeker atau tidak menggunakan alas kaki saat berangkat sekolah.

Perangkat Desa Jeruksari, Wahyu, mengatakan, banjir sudah menggenangi desanya sejak Jumat lalu. Paling parah ada di RW 1, 2,3 dan 5.

“Sampai malam ini, hujan yang masih turun membuat warga kesulitan beraktivitas. Banyak genting-genting rumah warga yang bocor. Banyak pula bayi dan anak kecil yang kasihan karena tinggal di rumah yang terendam air,” jelas Wahyu, Senin (21/1) malam.

Banjir di Jeruksari diakui sangat mengganggu aktivitas warga. Banyak buruh batik yang tak bisa bekerja karena dapur produksi yang terendam air. “Ekonomi warga cukup terpuruk akibat banjir,” kata dia.

Hingga malam tadi, lanjut dia, belum ada bantuan dari pemerintah yang sampai ke lokasi. “Bantuan belum sampai, termasuk logistik,”tambahnya.

Meski demikian, belum ada laporan warga yang terpaksa mengungsi. Mereka masih masih bertahan dengan kondisi lingkungan tergenang banjir.

“Warga masih bertahan di rumah mereka. Meskipun banjir cukup tinggi,” tandasnya. (yan)

Facebook Comments