Radar Kajen

Ingat, Disabilitas Punya Hak Sama

1.735 Pemilih Disabilitas Diminta Gunakan Suaranya

KAJEN – Kabupaten Pekalongan memiliki 725.720 warga yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilihan Umum 2019. Dari jumlah tersebut, 1.735 di antaranya merupakan pemilih disabilitas.

Ingat, Disabilitas Punya Hak Sama
INTERAKSI – Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti sempat berinteraksi dengan penyandang tuna rungu tuna wicara di sela-sela Diskusi Panel, di pendapa rumah dinasnya, di Kajen, Sabtu (19/1). MUHAMMAD HADIYAN

Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti mengatakan, para penyandang disabilitas di Kota Santri yang memiliki hak sama untuk dipilih dan memilih ini, bisa turut berpartisipasi dalam Pemilu 2019 mendatang.

“Kami berharap, kawan-kawan ini memiliki kepastian untuk datang ke TPS. Karena kesuksesan pemilu tergantung pada partisipasi pemilih,” jelas Arini saat membuka Diskusi Panel Hak Politik Penyandang Disabilitas Kabupaten Pekalongan, di pendapa rumah dinasnya, di Kajen, Sabtu (19/1).

Disebutkan, dalam beberapa kali pemilu, angka partisipasi pemilih di Kota Santri cenderung mengalami penurunan. Tahun 1999 angka partisipasi pemilih di angka 99 persen, 2004 menurun jadi 84 persen, 2009 ada 71 persen, dan baru di tahun 2014 naik menjadi 73 persen.

Forum diskusi ini diharapkan dapat memberikan edukasi tentang hak-hak politik penyandang disabilitas Kabupaten Pekalongan. Pemkab sangat mendukung semua hak disabilitas karena ini sudah dipayungi secara hukum. Dimana setiap warga negara memiliki persamaan akses, baik akses fasilitas umum, pendidikan, hingga akses politik.

“Kita semua punya hak yang sama, untuk dipilih dalam jabatan publik. Pun untuk para disabilitas yang mempunyai syarat memiliki kesempatan yang sama, baik sebagai peserta pemilu, pemilih maupun sebagai penyelenggara,” terang Wabup Arini.

Ia mengaku senang, dengan tingginya antusiasme para penyandang disabilitas dalam berpartisipasi menggunakan hak suaranya.

“Kesempatan diskusi knj menjadi sarana untuk membangun kesadaran publik, bahwa penyandang disabilitas tidak boleh dipandang sebelah mata. Karena banyak peran yang telah dilakukan oleh penyandang disabilitas. Kami harap, mereka turut bisa menyukseskan pemilu,” tandasnya.

Kegiatan diskusi panel ini dihadiri pula oleh tokoh penyandang disabilitas nasional Siswandi. Selain itu juga dihadiri Asisten Pemerintahan Sekda Kabupaten Pekalongan, Ali Riza, Ketua KPU, anggota Bawaslu, dan puluhan penyandang disabilitas se Kabupaten Pekalongan. (yan)

Facebook Comments