Radar Kajen

Ajak Cintai Wisata Lokal

Salah satu komunitas gowes dari Desa Simbang Wetan, Jamaah Mancal Pedal (JMP) mengajak masyarakat untuk mencintai wisata daerah. Ajakan tersebut diwujudkan dalam kegiatan gowes bertajuk Ora Mancal Ora Kenal yang diselenggarakan pada Jumat (18/1). Dalam kegiatan tersebut, anggota JMP Simbang Wetan berkeliling Pekalongan menggunakan sepeda.

Ajak Cintai Wisata Lokal
BERFOTO – Anggota Komunitas Jamaah Mancal Pedal berfoto bersama dalam kegiatan gowes Ora Mancal Ora Kenal. FAKHRUN NISA

Perjalanan dimulai dari Simbang Wetan dan Pantai Pasir Kencana menjadi destinasi pertama dalam kegiatan tersebut. Setelah istirahat selama beberapa saat, perjalanan dilanjutkan ke destinasi kedua yakni Kawasan Jetayu dan Museum Batik Pekalongan.

Penggagas acara Ora Mancal Ora Kenal, Muslihin menuturkan, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk turut mempromosikan tradisi dan budaya di Pekalongan. Di tengah-tengah kesibukan para anggota, Komunitas JMP mampu meluangkan waktu untuk mempromosikan wisata dan budaya melalui kegiatan gowes.

“Kota Batik di Pekalongan, bukan Jogja bukan Solo. Penggalan bait lagu yang dipopulerkan oleh musisi Slank tersebut menjadi spirit dan motivasi bagi kami untuk turut mempromosikan budaya dan wisata di Pekalongan yang mempunyai ikon batik, sehingga destinasi kami dalam kegiatan ini adalah Museum Batik,” ujarnya.

Kegiatan Ora Mancal Ora Kenal tersebut diikuti oleh puluhan pecinta gowes Pekalongan. Dalam kegiatan tersebut para anggota juga menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk selalu mencintai produk-produk yang menjadi ikon Pekalongan, diantaranya batik yang telah resmi menjadi warisan dunia.

“Jika kita mau terhormat di mata dunia, mencintai produk dalam negeri serta mempromosikan tradisi dan budaya Indonesia merupakan sebuah kewajiban dan harga mati,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua JMP Simbang Wetan Salim berharap bahwa setiap pecinta gowes yang tergabung dalam JMP dapat selalu membantu program pemerintah untuk melakukan promosi wisata di daerahnya masing-masing. Menurutnya, banyak puluhan tempat yang dapat dikunjungi untuk berwisata, diantaranya Museum Batik, Kawasan Masjid Kauman, Wisata Religi Sapuro, Pantai Boom, International Batik Centre (IBC), dan lainnya.

“Banyak tempat dan anjuangan yang dapat dikunjungi setiap saat, untuk membantu program pemerintah dalam melakukan promosi wisata. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau tidak sekarang kapan lagi,” tandasnya. (run)

Facebook Comments