Nasional

Sadis, 2 Warga Tewas Dibakar dalam Posisi Berpelukan

Dua warga dibakar di teras rumah Nur di Dusun Krajen Pasuruan. (Radar Bromo/pojoksatu)

Dua warga dibakar di Dusun Krajan, Desa Jatigunting, Kecamatan Wonorejo, Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (20/1) dinihari.

Kedua korban tewas dalam posisi berpelukan. Dua lelaki yang diketahui bukan dari desa sekitar tersebut, tewas dengan luka bakar.

Korban yakni Syahroni (58) warga setempat dan Imam Syaroni (70). Kondisi korban sangat mengenaskan dengan luka ikat di bagian leher dan hangus terbakar.

Keduanya tewas dengan terikat menjadi satu. Di tubuh korban, terlilit sarung. Kedua korban ditemukan di teras rumah warga bernama Nur.

Nur mengetahui kejadian tersebut sebelum Subuh. Saat itu, Nur keluar rumah karena mendengar suara ledakan dan mencium bau gosong.

“Tiba-tiba ada suara keras seperti kebakaran. Saya juga cium bau gosong. Jadi saya keluar karena saya pikir korsleting listrik,” beber Nur.

Saat keluar rumah, Nur kaget karena melihat dua orang tergeletak dengan kondisi terbakar.

Nur pun ikut memadamkan api. Seketika itu dia berteriak meminta tolong. Warga sekitar pun berdatangan. Namun sayang, dua lelaki yang menjadi korban, sudah meregang nyawa.

Informasi insiden itu, akhirnya juga sampai ke kepolisian. Tak lama berselang, petugas kepolisian tiba ke lokasi. Di sana, petugas mulai menyelidiki sembari mengevakuasi jenazah korban.

“Kami dapat laporan dari warga pukul 03.30. Kedua korban awalnya belum diketahui identitasnya. Diduga memang bukan warga setempat,” ucap Kapolsek Wonorejo AKP I Made Jayantara.

“Saat ini masih lidik, korban kami bawa ke RS Bhayangkara Pusdik, Porong, untuk divisum. Kami juga tunggu hasil identifikasi,” tambahnya, sebagaimana dilansir Radar Bromo.

Upaya polisi mencari tahu identitas korban, akhirnya berhasil. Satu korban diketahui berinisial S, namun disebut-sebut berasal dari Rembang.

“Kalau sudah diketahui identitasnya, nama alamat dan sebagainya kami akan dalami penyelidikan kasus ini. Kemungkinan ada keluarga atau teman-teman korban yang bisa dimintai keterangan jadi saksi,” beber Kapolsek.

Kepala Desa Jati Gunting Yudhi, menjelaskan warga sekitar tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadiannya.

“Warga melihat ada kobaran api di rumah Nur warga setempat,” jelas Yudhi.

Namun setelah didekati, ternyata ada 2 korban sudah terbujur kaku dengan kondisi terbakar.

Tak hanya itu, saat ditemukan kedua korban ini dalam posisi terikat, warga kemudian memadamkan dan melaporkan kejadian tersebut ke polsek terdekat. (radar Bromo/JPG/pojoksatu)

Facebook Comments