Nasional

Penyebar Hoax Ijasah Palsu Jokowi Ditangkap, Tapi Tidak Ditahan

Ilustrasi (Dok JawaPos.com)

Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Polri berhasil menangkap pelaku penyebaran berita bohong tentang ijazah palsu Presiden Joko Widodo. Adapun pelaku adalah Umar Kholid Harahap, 28, warga Bekasi Timur.

“Betul, tersangka sudah ditangkap dan saat ini masih diriksa,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Sabtu (19/1).

Namun, kata dia, pelaku tidak ditahan lantaran ancaman hukumannya di bawah 5 tahun. Dia dijerat dengan Pasal 14 ayat 2, Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946, dan/atau Pasal 207 KUHP.

“Ya ancamannya dua tahun jadi tidak ditahan itu kalau dari perspektif alasan yuridisnya,” ungkap Dedi.

Lebih lanjut dia menjelaskan, Umar menyebarkan hoax melalui akun Facebook miliknya untuk mengetahui ijazah asli Jokowi.

“Ijazahnya Pak Jokowi adalah asli sesuai penjelasan dari sekolah. Yang bersangkutan sengaja menyebarkan berita hoax dengan gunakan akun FB-nya,” sebut jenderal bintang satu itu.

Sementara itu, saat polisi menangkap Umar diamankan pula satu buah handphone beserta dua buah kartu simcard. Satu akun FaceBook dan satu akun e-mail turut disita. (jawapos)

Facebook Comments