Radar Kajen

Diduga Kesurupan, Wanita Ini Terjun ke Sumur

KEDUNGWUNI – Lantaran kesurupan, seorang wanita parubaya, Nadhiroh (46) warga Kelurahan Pekajangan Kecamatan Kedungwuni nekad menjeburkan diri ke sebuah sumur di rumahnya. Akibatnya, korban tewas seketika.

Diduga Kesurupan, Wanita Ini Terjun ke Sumur
OLAH TKP – Anggota Reskrim Polsek Kedungwuni, saat melakukan olah TKP dilokasi korban yang nekad menjebur ke sumur hingga tewas seketika. TRIYONO

Data dihimpun, sejak tiga hari sebelumnya korban sudah mulai ada tanda-tanda kesurupan, dengan bertingkah aneh. Bahkan menurut tetangga sekitar rumah korban juga sudah bertingkah tak seperti biasanya.

Sekira pukul 13.30 Wib, anggota keluarga, Suzana berinisiatif mengobati dengan cara memanggil seorang paranormal. Setelah diobati oleh paranormal tersebut korban tertidur di dalam kamar belakang.

Sedangkan Suzana dan Rizkiyah menemani ibunya yang terbaring di tempat tidur tidak jauh dari sumur. Namun sekira pukul 15.30 Wib secara tiba-tiba korban keluar dari kamar dengan berlari menuju ke arah sumur. Karena Suzana dan Rizkiyah melihat langsung memegangil korban namun berontak dan mengatakan, ‘aku pak nyemplung sumur, sesok arep diarak.”

Akibat dari itu Suzana dan Rizkiyah terdorong terjatuh dan pegangan terlepas, saat mereka terjatuh, korban langsung menceburkan diri masuk ke dalam sumur. Suzana dan Rizkiyah pun melihat ke dalam sumur, namun korban sudah tidak terlihat atau tenggelam.

Adanya kejadian itu mereka langsung meminta tolong dan memanggil Ahmad Fauzi. Setelah itu ia bersama warga lainnya sempat mengecek ke sumur namun korban juga belum terlihat. Selanjutnya warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedungwuni.

Sekira pukul 16.00 Wib, petugas Polsek Kedungwuni mendatangi tempat kejadian perkara dan menghubungi unit Identifikasi Polres Pekalongan, BPBD dan PMI Kabupaten Pekalongan serta MDMC Muhammadiyah Cabang Pekajangan. Sekira pukul 17.05 Wib korban dapat dievakuasi dari dalam sumur kemudian dibawa ke RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dr. Hanif dari RSI Pekajangan korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan, Iptu Akrom membenarkan. Menurutnya, korban setelah nekad menjeburkan diri ke dalam sumur ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

“Untuk proses evakuasi dolakukan oleh Tim gabungan yang datang di lokasi. Namun akibat kejadian itu keluarga korban menerima sebagai musibah dan tidak bersedia dilakukan autopsi,” terangnya.

Sekadar untuk diketahui, dalam kurun waktu empat tahun, kasus bunuh diri diwilayah hukum Polres Pekalongan meningkat. Kasus terbanyak ditahun 2018 yang mencapai 8 kasus bunuh diri.

Kasus bunuh diri dilatarbelakangi berbagai permasalahan dari mengidap penyakit tak kunjung sembuh, juga lantaran putus cinta. Sedangkan bunuh diri mayoritas didominasi dengan menggantung diri, namun adapula yang dengan cara tragis yaitu menggorok leher sendiri. (yon)

Facebook Comments