Radar Batang

Kejar Target Perekaman, Disdukcapil Gencarkan Jemput Bola

BATANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang terus melakukan jemput bola perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) ke desa maupun ke sekolah-sekolah untuk mengejar target menyelesaikan perekaman sebelum Pemilu 2019.

Kejar Target Perekaman, Disdukcapil Gencarkan Jemput Bola
PEREKAMAN – Petugas Disdukcapil Kabupaten Batang melakukan perekaman sejumlah warga binaan Rutan Rowobelang. M DHIA THUFAIL

Kepala Disdukcapil Batang, M Adul Rahman, Jum’at (18/1) mengatakan, perekaman KTP-E berjalan terus, termasuk upaya jemput bola ke desa maupun sekolah. Ia mengatakan, hingga saat ini masih ada sekitar 3.000 an warga Kabupaten Batang yang belum melakukan perekaman KTP-El. “Tetapi dengan kami laksanakan jemput bola ke desa dan sekolah kemungkinan bisa bertambah dan akan selesai sebelum Pemilu 2019,” kata dia.

Menurutnya, dari 3.000an warga Kabupaten Batang yang belum melakukan perekaman KTP-El itu didominasi para pemilih pemula atau dari kalangan pelajar. “Oleh karena itu, setiap hari kami mobile ke sekolah-sekolah untuk melakukan perekaman,” terangnya.

Termasuk, kata dia, dengan cara mendatangi rumah tahanan (Rutan) Rowobelang Kabupaten Batang, kemarin. Selain untuk mengejar target penyelesaian perekaman, kegiatan jemput bola ke rutan merupakan instruksi langsung dari Kemendagri yang tertuang dalam surat edaran Dirjen Dukcapil nomor 471.13/539/dukcapil tertanggal 10 Januari 2019.

“Dalam surat edaran, kegaiatan perekaman serentak di Rutan/Lapas ini dilaksanakan mulai tanggal 17 sampai 19 Januari 2019. Tapi kami sudah melangkah dulu pada 10 Januari kemarin, dengan merekam 9 orang warga binaan. Kami masih menunggu konfirmasi serta data dari pihak Rutan untuk perekaman selanjutnya,” jelasnya.

Sementara terkait stok blangko KTP-El yang masih ada di Disdukcapil, lanjut Abdul Rahman, hingga saat ini tersisa sekitar 750an blangko. Yang mana, akan disebar di 15 kecamatan se Kabupaten Batang. Terlebih, masih ada 30 ribuan warga yang masih memakai surat keterangan (suket). (fel)

Facebook Comments