Radar Kajen

Tahun Politik, Jaga Kondusifitas

KAJEN – Bupati Pekalongan H Asip Kholbihi menganggap pentingnya menjaga kondusifitas wilayah. Sehingga ia meminta semua elemen untuk turut berperan dalam menjaga keamanan daerah.

Tahun Politik, Jaga Kondusifitas
UPACARA – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat menjadi Irup dalam kegiatan upacara Kemuspidaan tiap tanggal 17-an di Makodim Pekalongan, kemarin. MUHAMMAD HADIYAN

“Keamanan dan kenyamanan kehidupan masyarakat itu harus selalu kita rawat dengan baik, apalagi saat ini kita sudah berada pada tahun politik atau tahun pemilu,” ujar Bupati saat menjadi Irup dalam upacara Kemuspidaan tiap tanggal 17-an yang dilaksanakan sebulan sekali di tempat upacara secara bergantian yaitu, di Kodim 0710/Pekalongan, Polres Pekalongan/Polres Pekalongan Kota dan Pemerintah Kota/Kab Pekalongan.

Pada upacara 17an bulan Januari kali ini, dilaksanakan di lapangan Makodim 0710/Pekalongan dengan Irup Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, dan dihadiri Wakil Bupati Arini Harimurti, Dandim 0710/ Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha, Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan Dewa Ketut Kartana, Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Pekalongan H Suwoto, perwakilan Kejari Kajen dan Sekda Mukaromah Syakoer, Kamis (17/1) pagi.

Bupati Asip Kholbihi, menyampaikan dukungan sepenuhnya dengan kegiatan yang dilaksanakan tersebut, yaitu Upacara 17an kemuspidaan yang rutin digelar setiap tanggal 17 dalam setiap bulannya.

“Saya mendukung penuh kegiatan seperti ini, yang sangat baik guna mempererat silaturahmi diantara unsur TNI, Polri yang ada di daerah dengan pemerintah daerah, serta sekaligus memantapkan kerjasama dan sinergitas dalam memajukan pembangunan dan menjaga kehidupan di kabupaten pekalongan yang senantiasa selalu kondusif,”papar Bupati.

Bupati juga mengingatkan, akan pentingnya menjaga kondusifitas wilayah. “ Kita perlu merawat bersama keamanan dan kenyamanan kehidupan masyarakat dengan baik, terlebih saat ini kita sudah berada pada tahun,” tambahnya.

Lebih lanjut Bupati berpesan, agar dapat mengantisipasi terhadap potensi konflik dan kerawanan sosial dengan selalu mengadakan deteksi dini dan cegah dini dalam setiap ancaman potensi kerawanan yang ada.

“Lakukan deteksi dini dan cegah dini dan lapor cepat potensi kerawanan yang terjadi. Perkuat koordinasi, komunikasi dan kerjasama antar aparat terkait dalam rangka antisipasi terhadap potensi kerawanan,”pungkasnya.

Adapun peserta upacara dalam 17an tersebut adalah, 1 SST dari Kodim 0710/Pekalongan, 1 STT Kompi C Yonif 407/PK, 1 SST Polres Pekalongan dan 1 SST Pemda Kab. Pekalongan dengan petugas upacara melibatkan semua unsur terdiri dari Pembaca Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia, Pengucap Sapta Marga, Tri Brata, Catur Prasetya dan Panca Prasetya Korpri. (yan)

Facebook Comments