Metro Pekalongan

Sikat Mobil Travel di Terminal Bus Pekalongan, Warga Majalengka Ditangkap

KOTA PEKALONGAN – Sunarta (35), warga Cipaku, Majalengka, Jawa Barat ditangkap jajaran Polres Pekalongan Kota. Pasalnya, pria tersebut mencuri satu unit mobil travel jenis mikrobus yang sedang diparkir di halaman terminal bus Kota Pekalongan.

MEMERISA – Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu saat memeriksa seorang tersangka pencurian satu unit mobil travel jenis mikrobus Hino di mapolres setempat, Kamis (17/1). WAHYU HIDAYAT

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu, menjelaskan aksi pencurian yang dilakukan tersangka terjadi pada 5 Januari 2019 yang lalu. Kejadian bermula ketika korban atau sopir mobil travel tersebut, Khoirul Azam, warga Poncol, Pekalongan Timur pada Sabtu (5/1) pukul 4 dini hari sedang memanasi mesin mobil mikrobus Hino warna putih bernomor polisi G-1058-JB di halaman parkir depan terminal bus Kota Pekalongan.

Saat itu korban atau sang sopir tengah beristirahat setelah mencuci kendaraannya di pelataran Terminal Kota Pekalongan. Kendaraan oleh korban sengaja dalam keadaan hidup, untuk memanaskan mesin karena kendaraan tersebut akan dipakai untuk mengantar rombongan wisata ke Semarang,” ungkap Kapolres, didampingi Kasatreskrim AKP Supardi, Kasubbag Humas Iptu Suparji, para Kapolsek, Kabag, Kasat, dan perwira jajaran Polres Pekalongan Kota saat konferensi pers di aula mapolres setempat, Kamis (17/1).

Saat itu korban beristirahat sembari minum kopi di warung yang ada di sebelah kiri mobil travel itu. Ternyata itu dijadikan kesempatan tersangka dan seorang temannya untuk membawa kabur kendaraan itu. Kendaraan itu dibawa keluar terminal secara perlahan ke arah timur. Sesampainya di pintu keluar terminal, kendaraan itu terus melaju ke arah timur (Batang) dan melaju dengan kencang.

Semula, korban mengira kalau yang mengemudikan kendaraan tersebut adalah temannya. Namun ketika dia melihat di sekitar warung kopi, ternyata teman-temannya masih ada di situ semua. Dari itulah, korban curiga dan baru sadar kalau kendaraannya telah dicuri.

Melihat mobilnya dicuri, korban berusaha mengejar menggunakan kendaraan temannya. Dalam melakukan pengejaran itu, korban juga dibantu oleh sejumlah tukang ojek. Mereka melakukan pengejaran, terus membuntuti. Korban dan beberapa teman serta tukang ojek yang melakukan pengejaran berusaha menghalangi laju kendaraan yang dicuri tersangka. Namun tersangka selalu berupaya menghindari kejaran itu dengan berbagai cara. Bahkan sempat melaju secara zig-zag, sampai memepet kendaraan korban.

Sesampainya di traffic light Alun-Alun Batang, pelarian tersangka terhenti lantaran terhalang truk yang ada di depannya. “Saat itulah korban dan teman-temannya memepet pelaku dari sebelah kiri, kemudian korban turun dari kendaraan selanjutnya menarik turun pelaku dari balik kemudi,” ungkap Kapolres. “Dia diamankan korban dan beberapa warga, kemudian diserahkan ke petugas kepolisian,” imbuhnya.

Sayangnya, saat itu ada satu orang pelaku lagi yang berhasil turun dari mobil curian itu dan segera melarikan diri ke arah barat. “Ada rekan tersangka yang terlibat dalam aksi pencurian itu yang sempat melarikan diri dan saat ini dalam status DPO,” terangnya. Sedangkan barang bukti berupa satu unit kendaraan jenis mikrobus yang menjadi obyek pencurian tersebut telah diamankan di Mapolres Pekalongan Kota.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka masih terus diperiksa secara intensif oleh tim penyidik Satreskrim Polres Pekalongan Kota. Petugas juga tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku yang berhasil buron. “Tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” pungkas Kapolres.

Sementara itu, tersangka saat dimintai keterangan lebih banyak diam. Meski dicecar dengan berbagai pertanyaan oleh polisi maupun awak media, tersangka tetap saja enggan memberikan jawaban. (way)

Facebook Comments