Nasional

Media Sosial ‘Panas’ Jelang Debat, Tenang! Nurhadi-Aldo Punya Solusi

Format baru debat versi Nurhadi-Aldo, pasangan capres dan cawapres fiktif nomor urut 10. (Instagram/nurhadi_aldo/jawapos)

Pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin serta nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandi diagendakan mengikuti debat perdana yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Kamis (17/1) malam nanti. Beberapa jam menjelang debat capres dan cawapres itu, media sosial turut ‘panas’ seolah tak sabar menanti gelaran tersebut.

Pantauan di jejaring sosial Twitter, seluruh trending topic diwarnai pembicaraan seputar debat capres dan cawapres yang akan dihelat malam nanti. Berada di posisi teratas, ada topik dengan tanda pagar (tagar) atau hashtag #MojokinCapres, #Debat01Jokowi, dan terakhir #MauJanjiApalagi.

Panasnya lini masa Twitter seperti biasa tak lepas dari persaingan para pendukung masing-masing pasangan calon. Adu gagasan lewat debat agaknya turut membuat netizen terbawa suasana panas jelang acara debat.

Format baru debat versi Nurhadi-Aldo, pasangan capres dan cawapres fiktif nomor urut 10. (Instagram/nurhadi_aldo/jawapos)

Terlepas dari panasnya media sosial Twitter yang keseleruhan trending topic-nya diisi pembicaraan seputar debat, lain halnya pada media sosial Instagram. Di Instagram, obrolan seputar debat terbilang tidak ‘sekeras’ di Twitter.

Hal demikian sebagaimana diketahui, Instagram memiliki pasangan capres dan cawapres lain alias pasangan gimmick Nurhadi-Aldo alias pasangan Dildo dengan nomor urut 10. Hadirnya pasangan Nurhadi-Aldo dinilai bak oase di padang pasir. Kehadirannya terasa menyejukkan di tengah panasnya persaingan politik dua pasangan calon Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandi.

Di Instagram, lewat akun resminya, Nurhadi-Aldo punya solusi lain. Menurut pasangan capres dan cawapres versi dunia maya itu, debat bukanlah hal yang efektif. Penggantinya, mereka meminta masing-masing pasangan calon untuk saling beradu keterampilan mewarnai saja. “Debat sekarang tidak relevan dengan keadaan bangsa Indonesia. Debat hanya sebagai wadah bersilat lidah semata,” katanya di unggahan foto mereka di Instagram.

Oleh karena itu, lanjut pasangan Nurhadi-Aldo, mereka mengusulkan format terbaru debat kandidat capres cawapres 2019 dengan lomba mewarnai. “Dibandingkan dengan debat yang hanya mempertajam friksi antarkubu dan menjadi sarang berbohong dalam perdebatan. Penilaian akan dilakukan oleh guru PAUD yang ditunjuk oleh KPU,” kata pasangan fiktif tersebut.

Menurut mereka, lomba mewarnai dinilai lebih positif jika dibandingkan dengan debat kedua kandidat yang saling menjatuhkan satu sama lain. (jawapos)

Facebook Comments