Radar Kendal

Pemkab Kendal Integrasikan Data Simpok, Simda dan Sirup

KENDAL – Pemkab Kendal melakukan pengintegrasian data di aplikasi Simpok dan Simda di Kabupaten Kendal sejak tahun 2018 untuk mewujudkan pelaporan yang minim kesalahan dalam pengendalian pembangunan. Sementara pada 2019 keduanya dintegrasikan dengan aplikasi Sirup dengan basis data yang diadopsi dari e-Budgeting dengan tujuan meringankan beban dari petugas pembuat komitmen (PPK).

PELATIHAN – Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, Moh Toha memberikan arahan bagi peserta pelatihan dalam rangka pengintergrasian simpok, simda dan sirup, Senin (14/1), di Ruang Mahogany Hotel Sae Inn. AKHMAD TAUFIK

“Integrasi ketiganya sangat diapresiasi untuk mempercepat dan mensinkronkan antara perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah. Disamping itu juga untuk mengurangi kesalahan dalam rangka mendukung good government dan Kabupaten Kendal sebagai smart city,” terang Sekda Kendal, Moh Toha ST MT saat memberikan arahan pada kegiatan Pelatihan Input Data Simpok 2019, Senin (14/1), di Ruang Mahogany Hotel Sae Inn.

Dalam arahannya, Toha mengatakan bahwa pencapaian tujuan organisasi pada pemerintah daerah dilalui melalui beberapa tahap, perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pelaporan, pertanggungjawaban, dan pengendalian. Permasalahan yang mengemuka adalah sering adanya ketidaksinkronan antara perencanaan yang sudah dibuat dan disepakati dengan penganggarannya.

Lanjut dia, berkaca pada praktik yang ada di beberapa pemerintah daerah, proses perencanaan yang diimplementasikan masih terpisah dengan penganggarannya. Untuk itu, perlu dibangun sistem informasi komunikasi yang mampu mengintegrasikan antara sistem perencanaan dan sistem penganggarannya.

Kali ini, ditambahkan dengan aplikasi SiRUP yakni aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan berbasis Web (Web based) yang fungsinya sebagai sarana atau alat untuk mengumumkan Rencana Umum Pengadaan (RUP), yang di dalamnya memuat identifikasi kebutuhan, penyusunan dan penetapan rencana penganggaran. “Maka petugas Simpok yang perlu mengikuti pelatihan ini dengan serius, sehingga bisa sepenuhnya mengerti penginputan data lewat aplikasi terinintegrasi tersebut,” pesan Toha. (fik)

Facebook Comments