Nasional

Dites Dadakan, Urine Kapolres Mengandung Zat Narkoba

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara (Alwi Alim/JawaPos.com)

SALAH satu Kapolres di Sumsel inisial AKBP AS harus berurusan dengan Bid Propam Polda Sumsel. Pasalnya, hasil tes urine ditemukan zat amphetamine yang artinya terindikasi menggunakan narkoba.

Hal ini diketahui saat tes urine mendadak yang dilakukan di Polda Sumsel, Jumat lalu (11/1).
Saat dikonfirmasi, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara membenarkan hal tersebut.

Dikatakannya, tes urine ini memang merupakan kegiatan rutin. Namun, dilakukan secara dadakan. Kemudian, didapatkan bahwa urine AKBP AS mengandung amphetamine atau bahan narkoba.

Meskipun begitu, perlu pembuktian lebih lanjut. Jadi, saat ini masih diperiksa oleh Bid Propam Polda Sumsel.

“Kami juga kan pakai sistem praduga tak bersalah jadi perlu pembuktian, jadi sekarang masih diperiksa dulu,” katanya saat dihubungi, Senin (14/1).

Menurutnya, amphetamine ini bisa juga berasal dari bahan obat lainnya. Namun, pihaknya masih memeriksanya. Selain itu, AKBP AS juga harus ikut membuktikannya jika memang tidak bersalah.

Jika memang nantinya terbukti mengkonsumsi narkoba. Maka, tentu akan dikenakan sanksi disiplin. Karena, barang buktinya tidak ada.

Sanksi disiplin ini bisa saja ditempatkan di tempat khusus selama 21 hari. Sedangkan, untuk jabatannya tentu menjadi keputusan dari Mabes Polri.

“Jadi bukan keputusan saya kalau PDTH, itu harus melalui Mabes,” terangnya.

Selain kapolres, ia mengaku ada beberapa juga yang positif mengandung narkoba seperti berpangkat brigadir, Pama, dan juga Kompol.

Dari anggota tersebut, ada juga yang dinonjobkan, dan diturunkan jabatannya. Karena memang tidak ada barang buktinya. “Kita lihat hasil dari pemeriksaannya nanti, apakah memang benar narkoba atau tidak,” tutupnya. (jawapos)

Facebook Comments