Radar Kendal

Musnahkan Rumah Tawon, Damkar Diterjunkan

KENDAL – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Kaliwungu, Kabupaten Kendal, terpaksa diterjunkan untuk memusnahkan sarang lebah di rumah Subardi,seorang warga di Desa Turunrejo, Kecamatan Braongsong, setelah pemilik rumah dilarikan ke rumah sakit saat hendak mengambil sarang tersebut. Ya, alih-alih sukses memusnahkan, Subardi justru disengat binatang penghasil madu itu.

Musnahkan Rumah Tawon, Damkar Diterjunkan
MUSNAHKAN – Petugas Damkar Pos Kaliwungu Kendal melakukan Operasi Tangkap Tawon (OTT) dan musnahkan sarang lebah besar di rumah milik warga di Desa Turunrejo. MUSNAHKAN – Petugas Damkar Pos Kaliwungu Kendal melakukan Operasi Tangkap Tawon (OTT) dan musnahkan sarang lebah besar di rumah milik warga di Desa Turunrejo. NUR KHOLID MS NUR KHOLID MS

Petugas Damkar diminta pemilik rumah untuk memusnahkan sarang lebah berukuran besar, karena khawatir lebah akan kembali menyerang penghuni rumah dan warga sekitar.

Anak pemilik rumah, Huda, mengatakan, sarang lebah telah diketahui keberadaannya sejak dua pekan silam. Ukurannya sudah cukup besar dan mulai meresahkan warga sekitar. Jumat (11/1) pagi, cerita dia, orangtuanya sempat mencoba untuk mengambil sarang lebah. Sayangnya, aksinya kalah gesit hingga dapat serangan balik dari penghuni sarang “Bapak disengat sebanyak delapan kali, sehingga bengkak dan mengeluh pusing, sehingga dilarikan ke rumah sakit,” katanya.

Petugas pemadam kebakaran yang datang harus mengenakan pakaian ekstra tertutup agar tidak ikut tersengat lebah. Operasi Tangkap Tawon (OTT) itu sengaja dilakukan malam hari untuk menghindari serangan lebah yang ukurannya besar. “Tidak hanya berpakaian rapat, petugas yang melakukan pemusnahan sarang juga membawa obor untuk menghalau lebah saat sarang di ambil,” kata Widodo, Ketua Regu Damkar Pos Kaliwungu.

Dijelaskannya, ukuran sarang lebah itu cukup besar, posisinya berada di sela-sela atap rumah, sehingga cukup menyulitkan upayanya. Biasanya jika sarang berada di lokasi terbuka akan lebih mudah mengambilnya dengan membakar sarang. Namun karena posisinya berada di sela-sela atap, petugas harus mengambil sarang dengan tangan.

Petugas tetap menggunakan obor untuk menghalau lebah yang kabur saat sarangnya di ambil. “Obor gunakan untuk melindungi petugas saat melakukan pemusnahkan sarang lebah. Sarang lebah lebah yang dimusnahkan dimasukan ke dalam karung untuk kemudian dimusnahkan petugas damkar,” ungkap Widodo.(nur)

Facebook Comments