Radar Kajen

Awal 2019, Warga Pekuncen Terima Bantuan Motor Pengangkut Sampah

WIRADESA – Untuk mengawali Kunjungan Kerja di Daerah Pilihan tahun 2019, anggota Komisi VII DPR RI Jateng X, Fraksi Gerindra, Bung Ramson kembali membagikan bantuan Motor Angkut Sampah. Kali ini giliran masyarakat Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Wiradesa yang menerimanya.

Awal 2019, Warga Pekuncen Terima Bantuan Motor Pengangkut Sampah
BAGIKAN – Anggota Komisi VII DPR RI Jateng X, Bung Ramson secara simbolis menyerahkan motor angkut sampah kepada warga Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Wiradesa. TRIYONO

Penyerahan bantuan dihadiri ratusan warga dari berbagai elemen masyarakat sekitar. Melalui Motor Angkut sampah tersebut, ke depan masyarakat bisa menjaga kebersihan, sehingga terbebas dari berbagai serangan penyakit.
Masyarakat juga bisa memanfaatkan motor angkut saat sebagai sarana operasional sampah dari masyarakat ke penampungan, serta memanfaatkan sampah organik dan non organik untuk didaur ulang menjadi pupuk.

Anggota Komisi VII DPR RI Jateng X, Fraksi Gerindra, Bung Ramson menyatakan, bantuan tersebut bagian dari programnya untuk mengupayakan ratusan motor angkut sampah di Kabupaten/ Kota Pekalongan, Batang dan Pemalang, terutama saudara seperjuangan yang ada di Kabupaten Pekalongan, Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Wiradesa.

“Untuk sekarang yang kita serahterimakan ini di Kelurahan Pekuncen Kecamatan Wiradesa. Alhamdulilah, masyarakat antusias semua, karena masyarakat ingin lingkungan yang lebih baik, lebih bersih dengan adanya motor angkut sampah ini,” terangnya.

Sebab, lanjut Bung Ramson, dari aspirasi masyarakat di saat musim hujan air juga mulai naik, sehingga menjadikan lingkungan banjir. Harapannya ada saluran air dibangun, sehingga saat hujan air bisa terbuang ke laut. Untuk itu, sebagai wakil rakyat di pusat dirinya akan terus memperjuangkan aspirasi tersebut.

“Adapula disampaikan aspirasi bahwa harga-harga sudah terlalu terlalu tinggi. Jadi aspirasi baik yang konsepsional masyarakat ingin bagaimana agar ada kebijakan pemerintah untuk harga bisa lebih rendah. Untuk kami juga DPR RI berjuang agar harga-harga lebih rendah dari sisi kebijakan-kebijakan ekonomi makro dan kebijakan sektor riil,” lanjutnya.

Selain itu, masyarakat meminta agar tercipta lebih banyak lapangan pekerjaan. Untuk itu, usai penyerahan motor angkut sampah, nanti akan diadakan pelatihan pelatihan pengolahan sampah organik sehingga memiliki nilai tambah dan tak terbuang sia sia. Dengan begitu bisa menjadi suatu aktivitas yang menghasilkan.

“Ya kita akan adakan pelatihan untuk kemampuan kerajinan yang ada di sini. Ini saya programkan karena saya sangat bangga dan semakin semangat berjuang dengan melihat semangat bapak-bapak ibu-ibu yang luar biasa,” terang Bung Ramson.

Sementara salah seorang warga Kelurahan Pekuncen, Maesaroh mengaku bangga dengan adanya bantuan motor angkut sampah. Dengan begitu masyarakat akan bertambah sadar untuk tidak membuang sampah secara sembarangan. “Kami banyak terimakasih dengan bantuan ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Maesaroh juga meminta supaya Bung Ramson bisa ikut menyampaikan ke Pemerintah Pusat karena harga kebutuhan pada naik. Harapannya, harga kembali setabil dan tidak membebani masyarakat.

Sementara dalam kesempatan sama, Bung Ramson menyamapaikan bahwa kenaikan harga merupakan kebijakan secara nasional. Untuk menurunkan harga biasanya dengan cara menekan biaya produksi. Selain itu kenaikan harga merupakan impor barang yang terlalu berlebihan, padahal produk dalam negeri tidak kalah saing dengan barang impor.

“Ini merupakan dilema, dan ini kebetulan bidang saya ekonomi. Padahal dalam rapat di Jakarta saya sudah ngotot agar jangan terlalu banyak impor barang oleh pemerintah tapi kenyataanya berbeda. Untuk itu saya mohon doa supaya dalam saya berjuang didukung juga oleh masyarakat,” imbuh Bung Ramson anggota Komisi VII DPR RI membidangi ESDM, LHK, Lipi dan Kemenristek Dikti itu.(yon)

Facebook Comments