Radar Jateng

Tak Laku, Harga Eks Mobdin Pemkab Diturunkan, Ada yang Berminat?

Nasib eks Mobil Dinas (Mobdin) Pemkab Kudus rupanya masih belum jelas. Meski sudah dibuka lelang tahun lalu, namun hingga kini belum ada orang yang berniat. Untuk itu Pemkab menyerahkan sepenuhnya ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Semarang.

Bekerja sama dengan Jasa Penilaian Publik (KJPP) Semarang, diperoleh taksiran harga sebesar Rp 951.298.000. Harga dasar itu diturunkan tiga kali sejak dibukanya lelang ini.


TURUNKAN HARGA: BPPKAD Kudus akhirnya menurunkan harga sepuluh eks kendaraan dinas karena dinilai masih terlalu tinggi. Dari Rp 1,58 miliar menjadi Rp 950 juta. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

”Kami harap dengan harga baru ini, eks mobdin tersebut bisa segera laku. Sebab, kami nilai harga tersebut sudah sesuai dengan harga di pasaran,” kata Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kudus Eko Djumartono.

Meski menyerahkan sepenuhnya sistem lelang kepada pihak KPKNL Semarang, namun pihaknya ingin sistem lelang dilaksanakan dengan close bidding.

”Menurut kami dengan sistem ini Pemkab bisa mendapatkan harga yang tinggi. Tapi pakai open bidding  juga tak menjamin harganya rendah. Bisa juga malah jauh lebih tinggi. Apapun nanti, kami serahkan pada pihak KPKNL,” jelasnya.

Di dua kali proses lelang sebelumnya, eks mobdin tersebut dijual dengan sistem paket. Namun kali ini, disebutkannya, lelang eks kendaraan dinas itu dimungkinkan bisa dilakukan per unit. ”Sepertinya bisa dilelang per unit, kami belum tahu pasti,” imbuhnya.

Hingga saat ini, Eko mengungkapkan sudah cukup banyak yang tertarik dengan eks kendaraan dinas. Beberapa dari mereka ada yang datang ke kantor, hingga yang menghubungi secara pribadi. ”Bagi yang berminat, nanti bisa membelinya pas lelang,” katanya.

Mahmudi, 55, salah satu pemilik showroom di Kudus mengaku tertarik dengan mobil-mobil dinas yang akan dilelang itu. Beberapa waktu yang lalu ia sudah datang ke pendopo untuk melihat secara langsung.

”Kemarin saya dikasih tahu, katanya ada mobil dinas yang mau dilelang. Saya kemudian menghubungi Pak Hartopo. Dan hari ini ditemani untuk melihat kondisi mobil,” kata beberapa waktu yang lalu saat ditemui di parkiran pendopo.  (radarkudus/jawapos)

Facebook Comments