Pertumbuhan Ekonomi Naik, Pengangguran Turun

by
dr Mirna Annisa Msi Bupati Kendal

KENDAL – Dengan berdirinya kawasan industri Kendal (KIK), ternyata sangat membawa dampak positif bagi perkembangan perekonomian di Kabupaten Kendal. Terbukti, tahun ini tidak hanya pertumbuhan ekonomi yang naik menjadi 8%, angka pengangguran pun ikut terdegradasi menjadi 14%.

dr Mirna Annisa Msi Bupati Kendal

Hal itu disampaikan Bupati Kendal Mirna Annisa usai meninjau Industri furnitur di Kawasan Industri Kendal, Kamis (10/01). Mirna juga menjelaskan, dengan adanya kenaikan pertumbuhan ekonomi, maka akan mengurangi angka pengangguran karena sejauh ini angka pengangguran mengalami penurunan menjadi empat belas persen.

“Selain di kawasan industri Kendal, juga ada pembangunan pabrik baja yang berada di sekitar Kartikajaya kecamatan Patebon Kendal yang ke depan juga akan menyerap tenaga kerja yang banyak,”terang Bupati.

Sementara, Presiden Direktur Kawasan Industri Kendal, Stanley Ang menyampaikan, di kawasan tersebut sudah ada tujuh perusahaan yang telah beroperasi. Saat ini ada tiga perusahaan yang baru dibangun dan ada sepuluh perusahaan yang sedang mengurus ijin nya.

“Jumlah investasi yang ada di kawasan industri Kendal sekitar 7,3 triliun. Saat ini masih banyak didominasi investor lokal. Untuk investasi asing, dimungkinkan setelah pemilu banyak investor yang masuk ke KIK,” katanya.

Sejauh ini yang melakukan investasi di KIK, delapan 85 persen dari Indonesia. Sejak tahun 2015, investor dari Singapura 7 persen, Korea 2 persen, dari Jepang dan Malaysia 4 persen. “Namun juga banyak perusahaan yang sifat nya gabungan seperti cina dan Korea, Korea dengan Indonesia. Pada semester dua tahun 2019 akan banyak investor akan masuk di Kendal,” paparnya. (fik)