Radar Kendal

Investasi Industri Furnuture Capai Rp 5 Triliun

*Menperin Resmikan Politeknik Industri Furniture

KENDAL – Politeknik Industri Furniture di kawasan industri Kendal (KIK) merupakan hasil kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan Singapura. Lembaga pendidikan tinggi yang baru berdiri tahun 2018 itu, Jumat (10/1) pagi diresmikan Menteri Perindustrian RI, Ir Airlangga Hartanto.

Investasi Inudtsri Furnuture Capai Rp 5 Triliun
RESMIKAN- Menteri Perindustrian RI Ir Airlangga Hartanto resmikan Politeknik Industri Furniture di kawasan industri Kendal (KIK).NUR KHOLID MS.

Hadir dalam peresmian itu, antara lain Menristekdikti Mohammad Nasir, Menteri Pendidikan Singapura Ong Ye Kung, Bupati Mirna Annisa, serta Kapolda Jateng, Irjen Pol Condra Kirono.

Dalam kesempatan itu, Airlangga mengatakan, keberadaan kampus Politeknik Industri Furniture merupakan satu-satunya di Jawa Tengah. Hal itu atas tindak lanjut dari hubungan bilateral dan MOU antara Indonesia dengan Singapura. “Tantangan dan kompetisi ketat dalam hal industri furniture ini masih sangat tinggi, khususnya di tingkat ASEAN. Saya berharap kampus ini dapat mencetak tenaga handal dibidang tersebut,” katanya.

Dijelaskanya, industri furniture menjadi kontribusi dalam pembangunan bangsa di tengah kompetisi ketat global di tingkat ASEAN. Untuk menjawab tantangan tersebut, daerah dituntut mampu menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang handal dan ahli di bidang industri itu khususnya.

Menjawab tantangan itu, Kabupaten Kendal kini telah memiliki sebuah perguruan tinggi Politeknik Industri Furniture guna menyiapkan tenaga ahli yang handal dalam bidang tersebut. Lebih lanjut, investasi di bidang industri saat ini tercatat telah mencapai 5 triliun lebih. Kampus itu diharapkan bisa menjawab tantangan global yang terus berkembang hingga kini. “Terlebih dengan adanya kampus politeknik yang telah mendapat dukungan dari berbagai pihak. Tentunya bisa menjawab tantangan global perkembangan zaman,” ungkap Airlangga.

Sementara itu, Bupati Kendal, Mirna Annisa berharap, keberadaan Kampus Politeknik Industri Furniture bisa menampung masyarakat Kendal ikut belajar guna menumbuhkan calon interpreuner yang kompetitif dan handal di bidang itu. “Ada tiga program studi bagus yang dimiliki kampus ini, di antaranya teknik furniture, desain furniture, dan manajemen bisnis industri. Saya berharap, kampus ini bisa melahirkan tenaga yang handal di bidang tersebut,” katanya.

Salah satu mahasiswi, Izza Istikhanah (21), mengaku senang dan bangga bisa diterima belajar di kampus Politeknik Industri Furniture tersebut. Menurutnya, persaingan dunia usaha industri furniture terus berkembang. “Rugi kalau kita hanya menjadi penonton saja, jika tidak diimbangi dengan SDM yang handal,” katanya. (nur)

Facebook Comments