Metro Pekalongan

Edarkan Ratusan Butir Dextro dan Hexymer, Ciman Ditangkap Polisi

KOTA – Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan Kota menangkap RK alias Ciman (42) warga Dekoro, Kelurahan Setono, Kecamatan Pekalongan Timur yang diduga sebagai pengedar obat-obatan terlarang jenis dextrometorphan (dextro) dan hexymer.

Edarkan Ratusan Butir Dextro dan Hexymer, Ciman Ditangkap Polisi
OBAT TERLARANG – Kabag Ops Polres Pekalongan Kota Kompol Suharsono didampingi Kasat Narkoba AKP Rohmat Ashari dan Kasubag Humas Iptu Suparji melakukan ekspos tersangka pengedar dextro dan hexymer berikut barang buktinya di mapolres setempat, Kamis (10/1). WAHYU HIDAYAT

Tersangka ditangkap di sebuah warung makan di daerah Dekoro pada Jumat (1/4) petang. Selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya berupa 43 bungkus berisi 172 butir hexymer, 663 butir dextro, satu unit ponsel, dan uang tunai Rp635.000.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu melalui Kabag Ops Kompol Suharsono, didampingi Kasat Narkoba AKP Rohmat Ashari dan Kasubag Humas Iptu Suparji, Kamis (10/1), menyampaikan penangkapan tersangka berawal adanya informasi dari masyarakat pada Jumat (4/1) bahwa TKP diduga sering dijadikan lokasi transaksi obat-obatan.

“Informasi itu ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Ternyata informasi itu benar adanya dan mengamankan satu orang yang diduga sebagai pengedarnya,” ungkap Kompol Suharsono.

Kemudian, petugas mengamankan pelaku dan menggeledah rumah pelaku. Sampai kemudian ditemukan ratusan butir pil dextro dan hexymer. Obat-obatan tersebut kemudian diamankan sebagai barang bukti.

Dia menambahkan bahwa kasus ini masih akan dikembangkan lagi. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 196 jo 98 ayat (2), ayat (3); Pasal 197 jo 106 ayat (1) UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Sementara, tersangka RK alias Ciman mengaku bahwa ratusan butir dextro dan hexymer itu adalah miliknya. Dia mengaku membelinya dari seorang temannya di daerah Klego, Pekalongan Timur. “Biasanya saya jual satu plastik isi 15 butir seharga Rp15 ribu sampai Rp20 ribu,” ungkap pria yang berprofesi sebagai buruh harian lepas ini. (way)

Facebook Comments