Features

Ini Dia Pesawat yang Menyebabkan Munculnya Suara Misterius di Langit Pantura

Pesawat Antonov An-12BP. (Foto: dok. Ukraine Air Alliance/detik.com)

AirNav Indonesia memastikan suara meraung-raung yang didengar warga Pekalongan hingga Kabupaten Semarang merupakan Pesawat Antonov An-12BP. Pesawat tersebut dari Jakarta menuju Melbourne, Australia.

“Iya betul (suara pesawat Antonov), jadi memang jam tersebut, yang disebut di social media ada pesawat operator Ukraina Airlines, terbang dari Jakarta menuju Melbourne,” ucap Manajer Hubungan Masyarakat AirNav Indonesia Yohanes Harry Sirait, seperti diberitakan detikcom.

Yohanes menyatakan pesawat tersebut sedang berada ketinggian 23 ribu kaki sehingga pesawat asal Ukraina itu terdengar saat melintas di Pantura karena jarak cukup dekat.

“Memang ketinggian dia (pesawat Antonov) menuju 25 ribu feet, masih ada titik ketinggian 33 ribu jadi memang cukup dekat sehingga menimbulkan suara sangat guruh karena tipe pesawat tersebut heavy jadi performance rendah saat mendaki. Mendaki itu tidak bisa cepat di posisi 23 ribu kaki maka terdengar suaranya,” kata dia.

Dilihat dari di situs Flight Radar 24, pada pukul 05.40 PM UTC atau 00.40 WIB, Jumat (13/12), pesawat Antonov An-12BP dengan nomor registrasi UR-CGW melintas di langit Purwakarta, Jawa Barat, pada ketinggian 15.350 kaki. Sekitar pukul 01.00 WIB, warga di Pekalongan, Kabupaten Semarang, hingga Blora mengaku mendengar suara meraung-raung.

“Pesawat kalau take-off naik sampai ketinggian diharapkan lalu lurus kan. Ketinggian diharapkan 25 ribu kaki tidak bisa cepat mendaki, dari Jakarta masih mendaki terus itu, di Pekalongan 23 ribu kaki,” ujar Yohanes.

Menurutnya, rute jalur yang dilewati pesawat tersebut merupakan salah satu ‘tersibuk’ di dunia. Apalagi jika malam hari pesawat internasional melalui rute jalur di langit Pantura.

“Rute yang selalu dilewati pesawat, kalau malam pesawat internasional, rute itu rute tersibuk kelima di dunia. Jadi itu bukan kejadian istimewa ya. Jadi tidak bisa cepat, pelan-pelan naik karena tipe pesawat berat,” jelas dia.

AirNav juga memastikan pesawat milik maskapai Ukraina itu sudah mengantongi izin.

“Ada, dong (izinnya), iya,” tegas Yohanes Harry Sirait.

Pesawat Antonov tersebut terbang dengan rute Jakarta (CGK) menuju Melbourne, Australia. Pesawat tersebut merupakan jenis kargo milik maskapai Ukraine Air Alliance.

Dikutip dari situs resmi Ukraine Air Alliance, pesawat Antonov An-12BP didesain untuk mengangkut orang, barang, dan peralatan militer hingga 6.000 kilometer. Pesawat ini juga bisa dioperasikan di penugasan khusus.

“Biasanya yang pakai macam-macam, itu dia untuk kargo dan yang lain, kayak Hercules gitu,” ujar Yohanes.

Namun Yohanes belum bisa menginformasikan dari mana pesawat itu sebelum take off di Jakarta. Sementara itu, menurut situs Flight Radar 24, saat ini pesawat dengan nomor lambung UR-CGW tersebut berada di wilayah Amerika Serikat.

“Jadi saat melintas malam itu memang rute yang padat, kalau malam memang rute internasional dan rute W45 adalah salah satu yang tersibuk di dunia,” ungkap Yohanes.

Soal kaitan pesawat Antonov melintas dengan sumber suara misterius, sebelumnya Kadispenau Marsekal Pertama Novyan Samyoga berpendapat suara meraung-raung yang didengar warga bukan dari pesawat Antonov An-12BP. Namun Novyan memang tak menampik apakah pesawat itu melintas di wilayah udara RI atau tidak.

“Lagi pula, mana bisa dibedakan itu suara Antonov atau Boeing atau Airbus. Sekali lagi hanya Superman yang bisa (mendengarkan suara pesawat terbang tinggi),” imbuh Novyan. (detik.com)

Facebook Comments