Walikota : Tumben yang Nulis Buku Orang Pekalongan Asli

by
Tumben yang Nulis Buku Orang Pekalongan Asli
LAUNCHING - Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz mengapresiasi terbitnya "Industri Batik Pekalongan: Pergulatan Tanpa Akhir". ISTIMEWA

**Buku Pergulatan Tanpa Akhir Menambah Khazanah

KOTA – Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz mengapresiasi atas terbitnya buku “Industri Batik Pekalongan: Pergulatan Tanpa Akhir” yang ditulis Achmad Ilyas. Sebab akan menambah khazanah pengetahuan mengenai perbatikan di Kota Pekalongan.

Hal itu diungkapkan dalam launching di Museum Batik Kota Pekalongan, kemarin. Ini merupakan buku keempat yang sukses diterbitkan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinperpus) Kota Pekalongan.

“Tumben ini yang nulis dari orang Pekalongan asli, karena buku-buku itu yang nulis bukan dari orang Pekalongan asli,” ungkap Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz.

Walikota berharap buku yang ditulis Achmad Ilyas bisa bermanfaat untuk masyarakat Kota Pekalongan, terutama bagi anak muda. “Ini bisa menjadi khazanah kita bersama dan juga pengalaman. Sekaligus menambah kecintaan kita kepada Pekalongan, khususnya batik,” terang Saelany.

Saelany menghimbau kepada generasi penerus untuk tidak melupakan batik. “Mudah-mudahan generasi yang akan datang tidak melupakan batik, terutama sejarahnya.”

Pihak Dinarpus Kota Pekalongan juga berterima kasih kepada penulis karena sudah bersedia menuliskan karyanya. “Kami berterima kasih kepada pak Achmad Ilyas selaku penulis,” ujar Kepala Dinarpus Kota Pekalongan, Erli Nufiati.

Erli menuturkan, peluncuran buku “Pergulatan Tanpa Akhir” tidak bisa terlepas dari eksistensi batik sendiri. “Batik menjadi daya tarik wisatawan. Selain itu, batik juga menjadi warisan budaya tak benda,” pungkasnya. (dur)

PENULIS: ABDURROHMAN