Pelabuhan Niaga Menunggu Izin Gubernur

oleh -
Pelabuhan Niaga
TUNGGU IZIN- Sementara belum beroperasi, kawasan Pelabuhan Niaga Kendal banyak dimanfaatkan warga untuk memancing ikan. NUR KHOLID MS
Pelabuhan Niaga
TUNGGU IZIN- Sementara belum beroperasi, kawasan Pelabuhan Niaga Kendal banyak dimanfaatkan warga untuk memancing ikan. NUR KHOLID MS

KENDAL – Pengoperasian Pelabuhan Niaga Tanjung Kendal telah mendapat izin dari Kementerian Perhubungan. Meski demikian, untuk pengoperasiannya juga harus mendapatkan izin dari Gubernur Jawa Tengah.

“Kalau izin dari Gubernur Jateng sudah turun, tentu pelabuhan niaga bisa dioperasikan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kendal, Suharjo, Kamis (6/12).

Menurut Suharjo, Kabupaten Kendal belum memiliki sarana dan prasarana memadai untuk mengolola pelabuhan niaga secara mandiri. Oleh karenanya, operasional pelabuhan tersebut nantinya dikelola Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Emas Semarang.

“Tunggu izin dari Gubernur turun dulu, barulah KSOP akan melengkapi sarana dan prasaranya, seperti rambu, alat berat untuk bongkar muat kapal, dan sumber daya manusia,” terangnya.

Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Kendal, Andi Rahmat mengatakan, KSOP Kelas I Tanjung Emas dipersilahkan mengoperasikan Pelabuhan Niaga. Hal itu berdasarkan PP Nomor 15 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Sementara Pemkab Kendal berdasarkan Perda Nomor 4 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Perda Kendal Nomor 10 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha di Kabupaten Kendal. “Harapanya, pelabuhan niaga bisa segera beroperasi. Sebab, tidak sedikit pelaku usaha ingin Pelabuhan Niaga segera dioperasikan,” katanya.

Ketua Komisi C DPRD Kendal, Nashri mengatakan, pelabuhan niaga perlu segera dioperasikan agar tidak mangkrak. Menurut dia, tidak sedikit manfaat yang bisa dirasakan pemkab, termasuk membuka lapangan pekerjaan. “Mudah-mudah pelabuhan itu bisa segera beroperasi,” katanya. (nur)