Radar Desa

Pansel Komitmen Rahasiakan Pihak Ketiga

Edy Susiyanto SH
Edy Susiyanto SH

WIRADESA – Jelang pelaksanaan Ujian Penjaringan Calon Sekretaris Desa Kadipaten yang digelar 11 hingga 12 Desember 2018 mendatang, Panitia Seleksi (Pansel) Sekretaris Desa Kadipaten komitmen tetap merahasiakan pihak ketiga atau Perguruan Tinggi yang menjadi rekanan dalam pelaksanaan tes nanti.

Sejak dilangsungkannya sosialisasi penerimaan formasi seleksi Sekretaris Desa Kadipaten pada akhir November lalu, pihaknya tak membeberkan kepada siapapun terkait pihak ketiga. Bahkan, pihaknya juga merahasiakan hal tersebut kepada Pemerintah Kecamatan Wiradesa agar lebih menjaga independensinya.

“Yang mengetahui nama perguruan tingginya hanya 5 Anggota Pansel dan juga Kepala Desa saja,” ujar Ketua Panitia Seleksi Sekretaris Desa Kadipaten, Edy Susiyanto SH, kepada Radar Pekalongan, Kamis (06/12).

Menjaga komitmen sejak awal pembentukan Pansel hingga akhir proses penetapan Sekretaris Desa Kadipaten menjadi hal yang ingin senantiasa diterapkan dalam program seleksi ini.

Diungkapkan, tujuan merahasiakan pihak ketiga ini ialah untuk menjaga independensi serta netralitas dari Panitia Seleksi dan juga Perguruan Tinggi agar tak ada intervensi dari pihak manapun. “Sebenarnya sebelum dibuat peraturan khusus ini, kami dari panitia telah melakukan survey ke beberapa daerah seperti di Desa Kedungjaran Kecamatan Sragi, Desa Bojong Lor Kecamatan Bojong, dan juga Desa Kutosari Kecamatan Doro yang juga merahasiakan pihak ketiga. Kami pikir langkah tersebut baik untuk menghindari adanya indikasi kecurangan melalui pendekatan-pendekatan atau modus yang dilakukan baik oleh peserta maupun pihak lainnya,” jelas Edy.

Berkaca dari beberapa kasus atau indikasi kecurangan dalam penyelenggaraan seleksi sekretaris desa di lain daerah beberapa waktu lalu, membuat Pansel Sekdes Kadipaten lebih berhati-hati dalam penyelenggaraan seleksi. “Dari awal kami selalu tekankan agar semua pihak mulai dari Kepala Desa, BPD, dan juga Pansel untuk melek hukum. Sehingga adanya UU, Perda dan aturan-aturan lainnya yang telah ditetapkan harus ditaati,” imbuhnya.

Selain itu, menjaga koordinasi, kerjasama, serta solid dalam melaksanakan tugas seleksi ini juga senantiasa diupayakan oleh Pansel Sekdes Kadipaten. Dijelaskan pula, sejak ditutupnya penyaringan calon Sekretaris Desa Kadipaten pada 30 November 2018 lalu, pihaknya telah menerima 8 nama calon yang nantinya akan terlebih dahulu mengikuti tahapan penetapan calon yang kemudian berhak melanjutkan ke tahap tes tertulis, wawancara, dan uji kemampuan komputer.

“Awal mulanya kami menargetkan minimal harus ada 5 calon, dan alhamdulillah ini ada 8. Selain itu juga diluar dugaan, karena pendaftar adalah calon-calon yang belum diduga sebelumya dan mayoritas merupakan sarjana komputer,” ujar dia. Besar harapan, melalui beragam cara yang dilakukan oleh Pansel Sekdes Kadipaten ini berhasil mendapatkan Sekretaris Desa secara bersih dan benar-benar kompeten. (yak)

Facebook Comments