Radar Batang

PAD Sewa Kios Pasar Batang Ditarget Rp 5 M

Sewa Kios Pasar Batang

SERAH TERIMA – Disperindagkop Batang saat menemui calon penyewa kios untuk melakukan perjanjian serah terima sewa kios Pasar Batang Tahap 1, Rabu (5/12), di aula setempat.
NOVIA ROCHMAWATI

BATANG – Setelah sukses dalam lelang penyewaan kios Pasar Batang tahap pertama, Disperindakop Batang kembali membuka lelang tahap kedua, yang tahapannya bakal dimulai 6 Desember mendatang. Kepala Disperindagkop Batang, M Isnanto SE MSi menerangkan, di tahap kedua itu akan dilelang 84 dari 134 kios yang sudah ada.

“Kami memang ditarget PAD sekitar Rp 5 Miliar untuk penyewaan kios di Pasar Batang ini. Di tahap awal kemarin sudah terealisasi sekitar Rp 3,2 Milyar. Kami melihat masih ada waktu sampai akhir tahun ini sehingga kami buka kembali untuk lelang sewa tahap 2,” terang Isnanto saat diwawancarai di sela-sela perjanjian serah terima lelang sewa kios pasar tahap pertama di Kantor Disperindagkop, Rabu (5/12).

Terkait harga sewa, Disperindagkop mematok Rp 5.200.000 permeter untuk jangka waktu 5 tahun. Namun khusus kios dengan lokasi strategis, ada tambahan harga sebesar 10%. “Ukurannya mulai dari 4, 6, 9, dan 12 meter persegi,” imbuh Isnanto.

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar dan Pedagang Kaki Lima, Edy Joko Priyanto SH menerangkan, pendaftaran baru akan dimulai tanggal 6-14 Desember mendatang. Bagi masyarakat yang ingin menyewa, mereka bisa melengkapi berkas adminitrasi, seperti formulir, Fotokopi KTP dan KK yang dilegalisir kepala desa atau lurah setempat, pas foto 4×6, dan juga bukti setor penerimaan jaminan uang lelang sebesar 75 persen dari harga pokok terendah dari kios yang akan disewa tersebut.

“Untuk kali ini memang kami haruskan adanya pembayaran jaminan, sebagai tanda kala calon penyewa memang serius dan benar-benar ingin menyewa. kalau nanti tidak menang lelang, akan segera dicairkan langsung oleh Bank Jateng sebagai penerima setoran jaminan lelang sewa. Bagi penyewa yang memenangkan harga tertinggi, nantinya diharap melunasi sisa harga sewa yang telah dilelang, lima hari setelah ditetapkan. Untuk proses lelang sendiri akan dilakukan 20 Desember mendatang,” jelasnya.

Disperindagkop mempersilahkan pedagang yang sudah berjualan di pasar untuk mengikuti lelang sewa, baik pedagang los ataupun kios. Meski begitu, untuk pedagang los, jika nantinya berhasil memenangkan nilai lelang tertinggi, maka harus menyerahkan los sebelumnya ke pemerintah kembali.

“Kalau untuk pedagang los yang ingin pindah ke kios kan berarti ada niatan peningkatan. Kalau peningkatan maka harus menyerahkan los yang sebelumnya ke pemkab jika memang nantinya memenangkan lelang sewa kios. Memang kami tidak ada kompensasi ganti rugi karena pas masuk ke pasar baru juga tidak dikenakan biaya tambahan. Kami berharap proses lelang tahap kedua ini lancar dan bisa menambah kas daerah,” tandasnya. (nov)

Facebook Comments