KPU Batang Terima 12.775 Kotak Suara

by -
NOVIA ROCHMAWATI TUNJUKKAN - Ketua KPU Batang, Nur Taufan, saat menunjukkan barang-barang logistik yang masih disimpan di Gudang KPU di Kantor KPU, kemarin.
NOVIA ROCHMAWATI
TUNJUKKAN – Ketua KPU Batang, Nur Taufan, saat menunjukkan barang-barang logistik yang masih disimpan di Gudang KPU di Kantor KPU, kemarin.

BATANG – KPU Batang sudah menerima beberapa keperluan logistik untuk pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang. Salah satunya kebutuhan kotak surat suara yang totalnya mencapai 12.775 kotak.

Jumlah itu sesuai dengan yang dibutuhkan di masing-masing TPS, yakni ada sekitar 12.610 yang nantinya akan dibagi ke 2.522 TPS masing-masing lima buah. Serta sejumlah 165 kotak yang nantinya akan diberikan ke PPK sejumlah 11 kotak per kecamatan.

“Jadi untuk pengadaan ini dilakukan tiga pihak, yakni KPU Pusat, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota. Untuk pengadaan dari pusat sudah dilakukan di tahun ini. Dan sudah kami terima secara bertahap sejak tanggal 1, 19, dan 20 November lalu. Untuk yang dari pusat, tidak hanya kotak suara saja, melainkan juga ada segel, surat suara, bilik suara, dan juga tinta. Dan untuk pengadaan dari Kabupaten juga sudah hampir rampung, hanya tinggal stiker, tanda pengenal, dan lainnya yang masih proses,” terang Ketua KPU Batang, Nur Taufan, Selasa (4/11).

Dijelaskan, untuk bilik suara, dari 10.088 yang dibutuhkan, pihaknya mendapatkan 1.787 dari KPU RI yang terbuat dari karton. Sementara sisanya sejumlah 8.301 bilik menggunakan bilik alumunium hasil inventarisasi KPU. Adapun pengadaan dari kabupaten, ada kabel ties, alas coblos, karet, alat tulis kantor, plastik, dan lainnya.

“Karena pemilu nanti kita juga menggunakan kotak dan bilik berbahan karton, makanya nanti kami akan pergunakan kabel ties sebagai pengganti gembok. Untuk pengadaannya memang cukup banyak. Karena nanti kabel ties ini akan digunakan sekali pakai, jadi begitu nanti kotak dibuka akan langsung dipotong dan ketika ditutup akan digantikan dengan kabel baru, ketika proses perhitungan dari tingkat ke tingkat. Untuk menjaga keamanan dari kotak suara itu,” jelas Taufan.

Ditambahkannya, saat ini KPU tengah melakukan proses penyempurnaan DPTHP 2. Pihaknya berencana akan merekap dan menetapkan hasil penyempurnaan tersebut dalam rentang waktu 5-10 Desember mendatang. Ke depan, KPU juga akan membuat Daftar Pemilih Khusus (DPK) untuk mengakomodir pemilih yang belum masuk ke DPT.

“Nanti pemilih yang belum masuk DPT bisa masuk DPK. Kami akan mulai tahapann DPK mungkin akhir Desember mendatang, dalam rangka mengakomodir pemilih-pemilih yang belum masuk DPK. Karena kan memang dinamika penduduk di Batang cukup pesat, sehingga mungkin saja ketika kami data ada yang belum memiliki KTP-el. Asalkan ketika hari H mau mencoblos dia belum tercatat di DPT dan bisa menunjukkan KTP-elnya, maka dia bisa mendapatkan hak pilihnya,” pungkas Taufan. (nov)