1.100 Paket Sembako Dijual dengan Harga Murah

oleh -
M. AINUL ATHO SIMBOLIS - Walikota Pekalongan, Moch Saelany Machfudz bersama Kepala BPJS TK cabang Pekalongan, Septi Wiwik Herawati saat melakukan penjualan secara simbolis dalam kegiatan pasar murah dalam rangka HUT ke 41 BPJS Ketenagakerjaan, Selasa (4/12).
M. AINUL ATHO
SIMBOLIS – Walikota Pekalongan, Moch Saelany Machfudz bersama Kepala BPJS TK cabang Pekalongan, Septi Wiwik Herawati saat melakukan penjualan secara simbolis dalam kegiatan pasar murah dalam rangka HUT ke 41 BPJS Ketenagakerjaan, Selasa (4/12).

KOTA PEKALONGAN – Dalam rangka memperingati HUT ke 41, BPJS Ketenagakerjaan cabang Pekalongan membagikan sebanyak 1.100 paket sembako murah bagi masyarakat sekitar dan peserta BPJS Ketenagakerjaan, Selasa (4/11). Paket yang berisikan 5 kg beras, 2 kg gula dan 2 liter minyak goreng dengan harga Rp150 ribu dijual hanya dengan harga Rp75.000.

1.100 paket sembako, dibagikan di empat wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan yakni di Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Batang dan Pemalang. Penjualan secara simbolis sembako murah dilakukan di Kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Pekalongan oleh Walikota Pekalongan, Moch Saelany Machfudz dan Kepala cabang BPJS Ketenagakerjaan, Septi Wiwik Herawati.

Septi mengatakan, digelarnya pasar murah merupakan salah satu bentuk bakti BPJS TK kepada masyarakat dan peserta dalam momentum peringatan HUT ke 41. “Melalui pasar murah ini, kami ingin masyarakat pekerja dan peserta BPJS Ketenagakerjaan ini turut bahagia dalam momentum peringatan HUT ke 41 BPJS Ketenagakerjaan,” tutur Septi.

Untuk jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Pekalongan, Septi mengungkapkan bahwa saat ini ada sekitar 60.000 peserta yang terdiri dari 55.108 peserta aktif yakni pekerja penerima upah dan sekitar 4.600 peserta mandiri atau bukan penerima upah. “Rata-rata setiap bulan kami bayar klaim Rp10 miliar. Ini sebagai bukti BPJS Ketenagakerjaan turut memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat. Karena mereka yang datang untuk klaim, adalah peserta yang terkena musibah sehingga setidaknya klaim dari BPJS TK bisa meringankan beban mereka,” kata Septi.

Walikota Pekalongan, Moch Saelany Machfudz dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pasar murah oleh BPJS TK merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat. Dengan memberikan subsidi harga paket sembako yang dijual, Walikota berharap masyarakat bisa terbantu. “Ini sangat penting, karena bagaimanapun saat ini menjelang akhir tahun harga sembako biasanya naik,” kata Walikota.

Dia berharap, kedepan BPJS TK bisa menambah jumlah penerima maupun jumlah paket yang dijual dalam kegiatan pasar murah seiring dengan berkembangan BPJS TK kedepan. “BPJS ini betul-betul membantu tenaga kerja, tidak hanya di pabrik-pabrik tapi juga bagi mereka pekerja mandiri. “Semoga kedepan dengan sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan dan masyarakat maka bisa menciptakan nilai tambah yang optimal untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat,” harapnya.(nul)