Radar Batang

Ampuhnya Wihaji Lobi TOD

TOD

TUNJUKKAN GAMBAR – Bupati Wihaji saat menunjukan DED konsep TOD Kepada Deputi BUMN, kemarin.
M DHIA THUFAIL

BATANG – Sikap ngotot Bupati Batang, Wihaji, memperjuangkan pengembangan rest area terpadu berkonsep Transit Oriented Development (TOD) guna memastikan Kabupaten Batang menerima berkah ekonomi dari pengoperasian ruas tol Trans Jawa, ternyata tak sia-sia. Lobi tingkat tinggi ala Wihaji yang kembali menemui Presiden Jokowi juga ternyata ampuh.

Terbukti, persetujuan Presiden Jokowi atas konsep TOD itu langsung direspon cepat Kementerian BUMN. Senin (3/12) siang kemarin, Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi kementerian BUMN, Wahyu Kuncoro, menepati janjinya untuk bertemu dengan Bupati Wihaji dan membahas mengenai konsep TOD di ruang kerjanya.

“Besok Selasa (hari ini – red) Menteri BUMN, Ibu Rini M Soemarno, akan datang untuk membahas secara tekhnis mengenai konsep TOD. Karena konsep TOD ini harus ada pembahasan yang mendetail,” ungkap Bupati Wihaji usai pertemuan.

Ia pun mengatakan, karena konsep TOD ini merupakan usulan Pemkab Batang mengenai penambahan titik rest area, maka dalam realisasinya harus melibatkan dua Kementerian, yakni Kementerian BUMN dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang mempunyai izin pembangunannya.

“Kebetulan lokasi TOD berada di KM 390 yang letaknya berada di Celong, Kecamatan Banyuputih yang tanahnya milik PT Perkebunan Nusantara 9 di bawah Kementerian BUMN, namun yang mengizinkan pendirian nantinya tetap dari Kementerian PUPR,” kata Wihaji.

Tahapan berikutnya, kata Wihaji, Pemkab Batang akan melakukan koordinasi dengan dua kementerian tersebut, untuk membahas terkait pembiayaan pembangunan rest area itu. Mengingat ada banyak yang akan dibangun di dalam satu lokasi rest area tersebut, di antaranya seperti Hotel, warung rakyat UMKM, dan juga wisata agrobisnisnya.

“Saya harap, nantinya kita hanya mengusulkan dan menawarkan konsepnya saja, dan selanjutnya terkait masalah pembiayaan bisa ditangani oleh pihak BUMN dan besar harapan untuk pasar rakyat bisa secara gratis ditempati oleh pelaku UMKM Batang yang terkena dampak jalan tol,” pinta Wihaji.

Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi kementerian BUMN, Wahyu Kuncoro membenarkan, Menteri BUMN Rini M Soemarno akan datang sendiri ke Kabupaten Batang untuk membahas konsep TOD dengan Bupati Wihaji.

“Ya, besok hari Selasa (hari ini – red) Ibu Rini akan datang langsung ke Batang. Selain akan melihat detail konsep TOD yang ditawarkan Bupati Wihaji, Ibu Rini juga akan berkesempatan mengecek kesiapan kesiapan Pabrik Coklat yang akan diresmikan itu,” terang Wahyu Kuncoro.

Ia juga mengatakan bahwa Kementerian BUMN sangat mensupport konsep TOD yang dimiliki Pemkab Batang, sehingga besok Ibu menteri akan membicarakan konkrit dukunganya. Sebab, realisasi konsep tersebut harus dihitung dan dianalisa secara cermat. (fel)

Facebook Comments