Puskesmas Tuntaskan Imunisasi DT/TD Pada Siswa Kelas 1-2 SD

by
Puskesmas Tuntaskan Imunisasi DT TD Pada Siswa Kelas 1-2 SD
MEMBERIKAN IMUNISASI - Tim Puskesmas Buaran memberikan imunisasi kepada siswa kelas 1 dan kelas 2 di MIS Kertijayan, Kamis (22/11). FAKHRUAN NISA
Puskesmas Tuntaskan Imunisasi DT TD Pada Siswa Kelas 1-2 SD
MEMBERIKAN IMUNISASI – Tim Puskesmas Buaran memberikan imunisasi kepada siswa kelas 1 dan kelas 2 di MIS Kertijayan, Kamis (22/11).
FAKHRUAN NISA

Hari Kamis (22/11) menjadi hari terakhir bagi tim Puskesmas Buaran dalam memberikan pelayanan Imunisasi Difteri Tetanus (DT) dan Tetanus Difteri (TD) di 27 SD/MI se Kecamatan Buaran. Imunisasi tersebut diberikan dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang telah dilaksanakan sejak 5 November lalu.

Salah satu petugas imunisasi, Sri Tulus Rahayu, menuturkan, imunisasi DT/TD diberikan kepada siswa kelas 1 dan 2. Imunisasi tersebut bertujuan untuk menambah kekebalan tubuh siswa, khususnya untuk menangkis wabah difter yang sempat menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jawa Barat beberapa waktu yang lalu.

“Imunisasi ini rutin digelar, dan merupakan kelanjutan dari imunisasi dasar yang telah diberikan ketika bayi sampai 9 bulan serta imunisasi tambahan di usia 18 dan 19 bulan. Ketika kekebalan tubuh sudah menurun, kita tambah lagi dengan imunisasi ini,” terangnya.

Sebelumnya, imunisasi Campak dan Rubella juga diberikan bagi siswa kelas 1 pada BIAS bulan Agustus lalu. Menurut Rahayu, sapaan akrabnya, masyarakat di Kecamatan Buaran mulai mudah menerima pelayanan imunisasi anak. Kerja sama dari pihak sekolah juga menjadi faktor pendukung pelayanan imunisasi kali ini lebih maksimal.

“Antusias dari guru dan siswa sudah bagus dibandingkan dengan dulu. Beberapa tahun yang lalu mungkin imunisasi belum familiar dan masyarakat belum mendapatkan banyak informasi sehingga banyak orang tua yang keberatan. Semakin ke sini, semakin banyak informasi sehingga sekarang cakupannya sudah bagus,” lanjutnya.

Usai memberikan pelayanan imunisasi secara bergilir di 27 SD/MI, tim Puskesmas Buaran berencana untuk melakukan sweeping di beberapa sekolah agar cakupan siswa yang diimunisasi bisa seratus persen. Disebutkan, jumlah siswa yang mendapatkan imunisasi DT/TD di Kecamatan hampis mencapai 2000 anak.

“Mulai Sabtu tim kami akan keliling lagi ke SD/MI yang telah kami datangi sejak 5 November lalu. Kami akan melakukan sweeping. Kami datangi lagi sekolah untuk memberikan imunisasi kepada siswa yang kemarin tidak berangkat, supaya cakupannya bisa seratus persen,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala MIS Kertijayan Ghoyatul Ianah menyebutkan, kendala yang sering dialami pihak sekolah dalam melaksanakan imunisasi adalah penolakan dari orang tua. Ia mengaku, beberapa orang tua dengan tegas menolak imunisasi kepada anak mereka.

“Kami sangat setuju dengan imunisasi ini karena penting untuk kesehatan anak. Tetapi permasalahan yang paling sering adalah ketika berhadapan dengan orang tua yang menolak. Itu disebabkan banyak hal, seperti pengetahuan yang kurang atau menganggap imunisasi sebagai momok yang menakutkan.

Meski begitu, pihak sekolah berupaya untuk memberikan pemahaman kepada orang tua melalui sosialisasi yang bekerja sama dengan pihak Puskesmas Buaran. Ghoyatul berharap, siswa kelas 1 dan 2 yang telah mendapatkan imunisasi DT/TD bisa semakin sehat dan terhindar dari penyakit yang dapat megganggu kegiatan belajar. (run)

PENULIS: FAKHRUAN NISA