Radar Pendidikan

SMP Ini Jadi Sekolah Model dan Budaya

SMPN 5 Batang

TAMPIL – Kepala dan guru SMPN 5 Batang turut unjuk gigi dalam gelaran pentas seni dalam rangka HUT ke-34 SMPN 5 Batang, Senin (19/11).
NOVIA ROCHMAWATI

BATANG – SMPN 5 Batang genap berusia 34 tahun 20 November ini. Di usianya yang tak lagi muda, SMPN 5 Batang telah melahirkan aneka prestasi dan juga menjadi salah satu sekolah andalan. Kini, SMPN 5 Batang telah ditunjuk sebagai sekolah model dan sekolah budaya. Itu menjadi prestasi tersendiri bagi sekolah yang terletak di Jalan RE Martadinata ini.

“Memang dari segi akademik kami bisa dibilang ada di tengah-tengah. Tetapi setelah kami eksplor anak-anak kami punya potensi yang luar biasa. Khususnya di bidang non akademik, baik seni maupun olah raga. ahkan kami telah ditunjuk sebagai sekolah model, dimana menjadi percontohan bagi sekolah-sekolah lain yang ada di sekitar kami. Dan kami juga ditunjuk oleh pemkab Batang sebagai sekolah Budaya. Lewat aneka kegiatan budaya yang ada di sekolah kami,” terang Kepala SMPN 5 Batang, Anung Setyawan MPd, saat diwawancarai usai peringatan HUT ke-34, Senin (19/11).

Dijelaskan, prestasi ini didapat lantaran banyaknya kontribusi SMPN 5 Batang dalam bidang kebudayaan. Seperti dengan aktifnya kesenian kentongan, adanya sanggar tari dan lainnya. Selain itu juga telah diterapkan aneka program untuk mendukung kedisiplinan siswa. Seperti dengan adanya kegiatan mengaji rutin, salat jamaah rutin dan lainnya. Tak hanya siswa, tapi kegiatan ini juga didukung penuh oleh guru dan seluruh karyawan. Sehingga bersinergi menjadikan SMPN 5 Batang sebagai sekolah yang dipercaya menjadi sekolah model.

Tak hanya kaya prestasi, pada momen ulang tahun ini juga ditampilkan sederet bakat dari para siswa. Yang disajikan dalam aneka lomba, seperti pentas seni, dan juga lomba melukis mural dinding sekolah. Untuk mempererat hubungan sosial dengan masyarakat turut digelar kegiatan susur dan bersih pantai di Pantai Cemara Seribu. Kegiatan HUT ini juga dirangkai pula dengan Peringatan maulid nabi, dan juga peringatan Hari Guru Nasional, serta HUT KORPRI.

“Agenda kami cukup banyak, tadi sebelum pensi kami juga sempatkan untuk mengadakan peringatan maulid nabi. Dan memperingati Hari Guru Nasional kami para guru juga melakukan infaq rutin dan memberikan santunan kepada anak yatim. Kami harap kegiatan ini dapat mendukung SMPN 5 Batang menjadi tempat belajar yang lebih baik,” tandas Anung.

Perwakilan Komite SMPN 5 Batang, Siswanto berharap pihak komite dan sekolah ke depannya semakin bersinergi. Karena sinergitas antar keduanya sangat penting dalam memajukan sekolah. Utamanya dalam tugas komite mengimplementasi dan mendukung program kerja sekolah. Sehingga bisa berjalan sesuai harapan dan tertib sesuai dengan prosedur yang ada.

“Sinergi ini salah satunya diwujudkan dengan pengimplementasian program kerja sekolah oleh komite. Dimana kita tahu sekolah tidak boleh melakukan pungutan. Dan bagaimana komite bisa bersinergi agar dapat mendukung program kerja sekolah tanpa melanggar prosedur yang ada. Kami juga apresiasi kemajuan SMPN 5 yang cukup pesat. Dan insyaallah berkat kerja sama kita semua, tahun depan sekolah bisa melaksanakan UNBK secara mandiri. Kami harap dengan mandiri, hasil kedepannya semakin baik,” harap Siswanto. (nov)

Facebook Comments