Tanamkan Rasa Cinta Pada Nabi di Kalangan Siswa

by
SMAN 4 Pekalongan
DOA - Suasana khidmat saat Habib Abdullah Bagir bin Ahmad bin Ali bin Ahmad bin Abdullah Bin Tholib Al Attas datang dan memimpin dzikir akabar di halaman sekolah. MALEKHA
SMAN 4 Pekalongan

DOA – Suasana khidmat saat Habib Abdullah Bagir bin Ahmad bin Ali bin Ahmad bin Abdullah Bin Tholib Al Attas datang dan memimpin dzikir akabar di halaman sekolah.
MALEKHA

KURIPAN – Dalam rangka menanamkan rasa cinta pada baginda Nabi Muhammad SAW, SMAN 4 menggelar maulid Nabi Muhammad SAW, Senin (19/11).

Hadir dalam acara Habib Abdullah Bagir bin Ahmad bin Ali bin Ahmad bin Abdullah Bin Tholib Al Attas untuk berdzikir bersama, mauidhoh khasanah disampaikan oleh KH Zuhri Maulana dari Blado, serta Babul Mustofa untuk memeriahkan suasana dengan sholawat bersama di halaman sekolah.

Ratusan siswa dan guru terlihat memadati halaman sekolah, mereka mengikuti acara dengan khikmad, mendengarkan sholawat demi sholawat yang dilantunkan oleh Babul Mustofa.

Waka Kesiswaan Winardi, menuturkan maulid nabi yang digelar oleh SMAN 4 Pekalongan tahun ini mengangkat tema bagaiamana menumbuhkan cinta pada Nabi Muhammad SAW. Sebagai nabi akhir zaman dan auri tauladan bagi umat islam.

“Yang jelas ada nilai karakter yang ingin kita capai pada maulid nabi, yaitu karakter religius dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah, cinta pada Rasulullah dengan harapan anak-anak didik kami bisa meniru apa yang diajarkan oleh Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Winardi.

Selain itu, kegiatan maulid nabi juga menjadi sarana untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah diantara siswa, baik siswa SMAN 4 maupun siswa SMA lain yang menjadi tamu undangan se Kota Pekalongan. Sehingga mereka bisa semakin kompak dalam mensyiarkan Islam di kehidupan sehari-hari.

“Kita memang mengundang anak-anak rohis masjid dari SMAN se Kota Pekalongan, masing-masing sekolah mewakili 1 putra dan 1 putri. Jadi totalnya yang ikut dari siswa kami saja 806 dan ditambah 30 siswa dari luar,” imbuhnya.
Mengembangkan karakter relegius bagi SMAN 4 tak hanya terpusat pada moment hari besar Islam saja. Namun dalam kesehariannya diupayakan untuk tetap istiqomah dalam menjalankan nilai-nilai relegius sebagai wujud komitmen.

Penanaman kita mulai dari include setiap pembelajaran, menghormati guru, membiasakan sholat dhuhur berjamaah, tadarus bersama setiap pagi serta pembelajaran BTQ,” terang Winardi.

Pihaknya berharap dengan adanya kegiatan tahunan ini bisa semakin memajukan SMAN 4 Pekalongan, mampu melahirkan generasi bangsa terbaik yang berguna bagi nusa dan bangsa. (mal)