Metro Pekalongan

Dari 3702 Peserta Tes CPNS, Hanya 173 yang Lulus SKD

Dari 3702 Peserta Tes CPNS, Hanya 173 yang Lulus SKD

SUKSES – Peserta tes SKD CPNS Kota Pekalongan berfoto bersama sebelum mengikuti tes di GOR Satria, Purwokerto, Sabtu (17/11). Tes SKD berjalan lancar namun hanya 5% peserta yang lulus passing grade.
DOK BKPPD KOTA PEKALONGAN

KOTA PEKALONGAN – Peserta seleksi CPNS dari Kota Pekalongan telah menyelesaikan tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang digelar sejak 15 November hingga 17 November 2018 di GOR Satria Purwokerto. Hasilnya, dari 3.702 peserta yang mendaftar, 3.499 peserta mengikuti tes dan hanya 173 peserta atau 5% yang dinyatakan lulus passing grade.

Berdasarkan rekapitulasi hasil SKD oleh Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD) Kota Pekalongan, tercatat bahwa pada hari pertama tes yakni 15 November pada sesi 5, ada 93 peserta yang hadir dalam tes dan hanya 6 yang lulus passing grade. Selanjutnya pada 16 November, ada empat sesi tes yang diikuti masing-masing sesi 1 yakni 452 peserta hanya 43 yang lulus, sesi 2 dengan 453 peserta hanya 10 yang lulus, sesi 3 dengan 451 peserta hanya 14 yang lulus dan sesi 4 dengan 460 peserta hanya 27 yang lulus.

Sedangkan pada hari terakhir atau 17 November 2018, sesi 1 yang diikuti 455 peserta hanya 12 peserta lulus, sesi 2 dengan 424 peserta hanya 17 yang lulus, sesi 3 dengan 432 peserta hanya 17 yang lulus dan sesi terakhir atau sesi 4 yang diikuti oleh 279 peserta hanya ada 30 peserta yang lulus passing grade. Total dati 3 hari tes SKD, hanya 173 peserta yang lulus passing grade.

Melihat jumlah formasi yang dibuka Pemkot Pekalongan yakni 274 formasi, dan dibandingkan dengan jumlah peserta yang lulus yakni 173 peserta, kemungkinan masih banyak formasi yang diajukan mengalami kekosongan. Jumlah 173 peserta yang lulus, juga belum tentu terbagi dalam setiap formasi yang dibuka atau bahkan menumpuk di beberapa formasi saja.

Terkait dengan kondisi tersebut, BKKPD masih menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat menyangkut kebijakan yang akan diterapkan mengingat masih banyaknya formasi yang kemungkinan tidak terisi. Rencananya, hari ini (Senin 19/11), BKKPD akan menghadiri rapat CPNS lanjutan bersama BKN di Yogyakarta. “Sampai saat ini belum ada keputusan dari pusat. Besok kami rapat di Yogyakarta. Semoga ada informasi lanjutan terkait CPNS,” kata Kepala BKPPD Kota Pekalongan, Budiyanto.

Sulitnya TKP
Para peserta pendaftar CPNS yang mengikuti SKD mengeluhkan sulitnya soal SKD khususnya pada materi Tes Karakterteristik Pribadi atau TKP. Seperti diketahui, dalam SKD ada tiga materi yang diujikan yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan passing grade atau ambang batas nilai kelulusan sebesar 75, Tes Intelegensia Umum (TIU) dengan passing grade 80 dan TKP dengan passing grade 143. Jika ketiganya diakumulasi, passing grade yang harus dipenuhi yakni 298 dengan syarat juga lulus passing grade di tiga materi yang diujikan.

Putri, salah satu peserta tes asal Kota Pekalongan mendapatkan nilai total 322 dengan rincian TWK sebesar 115, TIU sebesar 85 dan TKP 122 yang artinya tidak lulus di materi uji TKP. Putri mengakui kesulitan pada soal TKP yang tidak mempunyai dasar pasti untuk menentukan jawaban.

“TKP nya susah karena kita harus memilih yang tepat agar mendapat poin maksimal. Sedangkan dalam jawaban, hampir semuanya cocok dengan soal yang diberikan. Saya tidak tahu mana yang paling tepat. Saya sudah berupaya memilih jawaban terbaik namun hasilnya ternyata belum lulus passing grade,” katanya.

Peserta lainnya, Muslimin, juga mengatakan hal yang sama. Mendapatkan nilai total 313 dengan rincian TWK 120, TIU 65 dan TKP 128. Selan kesulitan mengerjakan TIU, dia mengaku lebih sulit mengerjakan TKP. “Kalau TIU sebenarnya sudah ada rumus pastinya, hanya saja saya tidak menguasai. Tapi kalau TKP ini memang sulit menentukan jawabannya,” tuturnya.

Lia, peserta yang berhasil lulus passing grade mengatakan bahwa memang soal yang dihadapi lebih sulit dari sebelumnya. Dia yang mendapatkan skor total 324 dan berhasil lulus passing grade di semua materi, memang pernah mengikuti seleksi CPNS pada 2017 lalu. Jika dibandingkan, soal SKD tahun ini memang lebih rumit khususnya untuk TKP. “Alhamdulillah lulus tapi TKP nya memang agak susah dibandingkan tahun lalu,” katanya.

Di sela-sela pelaksanaan SKD, Sabtu (17/11), Sekda Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih menyempatkan diri berkunjung dan meninjau langsung pelaksanaan tes SKD di Purwokerto didampingi beberapa pejabat lain. Sekda mengapresiasi penyelenggaraan SKD CPNS yang berjalan baik. Sekda juga mengapresiasi tingkat kehadiran peserta tes dari Kota Pekalongan yang tinggi.(nul)

PENULIS: M AINUL ATHO

Facebook Comments