Radar Jateng

Modus Baru, Salon Kecantikan Jual Miras

Modus Baru, Salon Kecantikan Jual Miras

SITA MIRAS OPLOSAN – Kasat Shabara Polres Tegal, Iptu Surahno SH, menyita miras oplosan dalam kemasan dari dalam garasi sebuah salon kecantikan, kemarin.
HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

Petugas Satuan Shabara Polres Tegal kemarin mengosek keberadaan minuman keras (miras) yang dijual di beberapa warung ataupun tempat lain yang diduga menjual minuman haram tersebut. Hasilnya, petugas menyita miras oplosan dalam kemasan dari dalam garasi sebuah salon kecantikan.

Kapolres AKBP Dwi Agus Prianto SIK MH melalui Kasat Shabara Iptu Surahno SH membenarkan temuan itu. Saat melakukan aksi penyisiran ditemukan modus baru dalam menjual miras ilegal.

“Mereka menjual miras oplosan dalam kemasan yang dititipkan di dalam garasi sebuah salon kecantikan. Jadi pembeli bisa leluasa melakukan transaksi di salon tersebut,” terangnya, Jumat (15/11).

Penyisiran penjual mirasa ilegal dilakukan di sejumlah warung kelontong yang juga mulai cerdik mengakali petugas. Namun pihaknya tetap akan melakukan razia secara periodic untuk menutup ruang gerak penjualan miras tanpa izin.

“Kami mengacu Pasal 77 ayat ( 3) jo Pasal 49 ayat ( 1) huruf a, huruf b, Perda Kabupaten Tegal Nomor 7 Tahun 2011 tentang Ketertiban Umum,” tegasnya.
Para penjual miras ilegal yang terjaring rasia bakal diancam pidana kurungan paling singkat 60 hari dan paling lama 90 hari. Atau diharuskan membayar denda paling sedikit Rp 5 juta dan maksimal Rp 50 juta.

Dijadwalkan, personelnya akan terus didorong keluar bergerak menyusuri seluruh wilayah hukumnya, terutama untuk mendeteksi keberadaan penjual miras ilegal dan miras oplosan. (her/wan)

Facebook Comments