Radar Kajen

Megawati Prabowo Tertarik Program Kabupaten Pekalongan

Megawati Prabowo

FOTO BERSAMA – Putri Indonesia 2017 Jawa Tengah, Megawati Prabowo berfoto bersama Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan Munafah Asip Kholbihi, usai talk show di IBC Wiradesa, kemarin.
MUHAMMAD HADIYAN

Putri Indonesia 2017 Jawa Tengah, Megawati Prabowo, dan Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan, Munafah Asip Kholbihi, menjadi narasumber talk show di International Batik Center (IBC), kemarin (16/11). Seperti apa? M Hadiyan, Wiradesa

Program lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Pekalongan ternyata menarik perhatian Putri Indonesia 2017 Jawa Tengah, Megawati Prabowo.

Ketertarikan itu diungkapkan Megawati pada kesempatan talk show di International Batik Center (IBC), dengan menghadirkan pembicara Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan Munafah Asip Kholbihi, selaku penggerak dan pencetus program lingkungan serta kemasyarakatan di Kota Santri, Jumat sore kemarin (16/11).

Putri Indonesia 2017 dari Jawa Tengah itu, mengaku sangat terkesan terhadap program yang diprakarsai istri Bupati Asip Kholbihi, seperti Gerakan Masyarakat Stop Kematian Ibu dan Anak (Gema Setia), kemudian Gerakan Gotong Royong Hidup Bersih dan Sehat (Gentong Hebat).

Selain itu, program anak Indonesia makan sayuran, buah dan ikan untuk generasi hebat, Calon Pengantin (Catin) Menanam, serta program lainnya. Karena dari semua program tersebut, Munafah turun langsung mengedukasi serta menginspirasi masyarakat.

“Semua programnya membuat saya terkesan dan ingin sekali untuk bergabung ikut dalam program tersebut. Dan semoga saya berkesempatan bisa mengikutinya, karena saya juga ingin melihat serta mengetahui secara langsung begitu hebatnya program ibu Munafah, sebagai inspirasi bagi wanita Indonesia,” kata Mega, sapaan akrabnya.

Program dari Kota Santri tersebut menurut Mega yang tengah menyelesaikan studi magister kenotariatan di Universitas Diponegoro Semarang itu, akan dibawa juga sebagai kegiatan Putri Indonesia pada program lingkungan serta kemasyarakatan.

Pada kesempatan talk show, Munafah Asip Kholbihi, mengaku semua program yang dilakukan merupakan bentuk dari kepeduliannya dalam ikut serta mendukung Bupati Pekalongan melakukan pembangunan Kota Santri, menciptakan masyarakat makmur sejahtera, sehat, menekan angka kematian ibu melahirkan dan balita, juga mendorong anak-anak menggemari makan sayur, buah dan ikan.

“Termasuk diantaranya adalah terkait lingkungan, karena Kabupaten Pekalongan pernah mendapat predikat kabupaten terkumuh di Jawa Tengah. Jadi saya melakukan semua itu dengan turun langsung ke masyarakat, serta mengajak seluruh elemen masyarakat bergabung, termasuk elemen lintas agama,” jelas Munafah.

Semuanya disebut istri orang nomor satu di Kota Santri itu, lantaran ingin memberikan manfaat kepada pembangunan daerah, serta orang banyak atau masyarakat, dan tidak berfikir untuk mendapatkan penghargaan, melainkan mendapat kebanggaan dapat berbuat bagi seluruh lingkungan.

“Saya terinspirasi hadis nabi, barang siapa yang tidak peduli dengan persoalan yang ada di masyarakat dan lingkungan bukan golonganku. Saya salat, puasa, ibadah dan lainnya, kalau tidak menjadi golongan nabi kan sangat sia-sia, makanya saya melakukan ini semua dari hati kecil agar bermanfaat,” pungkas dia. (*)

Facebook Comments