Radar Pendidikan

Targetkan 2020 Bebas Kumuh

M Khairuddin, Kades Simbang Wetan

M Khairuddin, Kades Simbang Wetan

Pada tahun 2013 silam, Desa Simbang Wetan termasuk dalam salah satu desa terkumuh di Kecamatan Buaran. Namun, dari tahun ke tahun pihak desa terus berusaha untuk mengurangi cakupan wilayah kumuh, bahkan Desa Simbang Wetan mencanangkan untuk bebas kumuh pada tahun 2020 mendatang.

Kepala Desa Simbang Wetan, M Khairuddin, menuturkan, pada tahun 2013 sekitar 18 hektar wilayah Desa Simbang Wetan masuk dalam cakupan kumuh. Menjelang akhir 2018 ini, wilayah cakupan kumuh sudah berkurang banyak hingga tersisa empat sampai lima hektar.

“Alhamdulillah sekarang sudah berkurang dan menjadi sekitar 4-5 hektar cakupan kumuh dan insyaallah tahun 2020 nanti kami ingin bebas dari cakupan kumuh,” ujar M Khairuddin.

Untuk mengatasi kekumuhan di Desa Simbang Wetan, pihak desa telah melaksanakan beberapa program sejak tahun 2013, diantaranya perbaikan sanitasi dan pembuangan limbah, serta perbaikan rumah yang tidak layak huni.

“Berdasarkan peta wilayah kumuh, kami pelajari penyebab kumuh dan kami tahu bahwa ada bermacam masalah. Dengan kami meneliti dan terjun langsung ke cakupan wilayah ini, kami jadi tahu penyebab sebenarnya, sehingga alokasi dana desa bisa diprioritaskan untuk mengatasi kekumuhan ini,” jelasnya.

Disebutkan, perbaikan rumah tidak layak huni juga dilakukan untuk menghilangkan perbedaan mencolok antara masyarakat ekonomi menengah dan ke bawah. Menurut M Khairuddin, kesenjangan sosial harus dihilangkan mulai dari hunian.

“Kalau dulu sangat kelihatan perbedaannya antara rumah masyarakat ekonomi menengah dan bawah, sekarang sudah lumayan. Setiap tahun sekitar enam sampai sembilan rumah tidak layak huni diperbaiki. Kami mengupayakan banyak hal untuk terbebas dari kekumuhan. setelah kami berhasil mengentaskan kekumuhan kami akan lanjut ke akses jalan, drainase, dan pemberdayaan masyarakat,” tandasnya. (run)

PENULIS: FAKHRUN NISA

Facebook Comments