Nasional

Surat Terbuka dari Honorer K2 untuk Presiden Jokowi

JAKARTA – Rencana pemerintah membuat kebijakan khusus untuk mengisi formasi CPNS 2018 yang kosong, memicu reaksi keras dari honorer K2 (kategori dua). Kebijakan tersebut dinilai tidak adil karena mengistimewakan pelamar umum yang tidak lulus tes.

“Kami tidak habis pikir dengan pemerintah. Mengapa mengistimewakan pelamar umum yang tidak istimewa. Buktinya mereka tidak lulus tes kan padahal passing grade sama dengan tahun lalu,” kata Riyanto Agung Subekti alias Itong, pengurus Forum Honorer K2 Persatuan Guru Republik Indonesia (FHK2-PGRI) kepada JPNN, Jumat (16/11).

Dia juga mengkritisi sikap pemerintah yang tidak adil saat seleksi CPNS 2013. Di mana hasil tes tidak dipublikasikan. Nah sekarang justru ada kebijakan spesial demi mengakomodir peserta tes yang tidak lulus.

Sebagai bentuk protes, honorer K2 mengirimkan surat terbuka kepada pemerintah. Mereka berharap pemerintah adil memperlakukan anak bangsa. (esy/jpnn)

Surat Terbuka Honorer K2 untuk Presiden Ir Joko Widodo

Yang Terhormat
Presiden Republik Indonesia
Bapak Ir. Joko Widodo
di
ISTANA NEGARA

Assalamu’akaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Salam Kejujuran Anak Negeri.

Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah Azza Wa Jalla.

Dengan harapan semoga tulisan saya ini bisa sampai di hadapan Presiden Republik Indonesia
Bapak Ir. Joko Widodo Yang Saya Hormati.

“Mendengar, melihat fenomena permasalahan Honorer yang terjadi hampir 4 tahun terakhir ini yang tak kunjung usai pokok permasalahannya adalah sebuah KEADILAN yang Terabaikan”

Bapak presiden..

Sebenarnya banyak yang ingin saya sampaikan dalam kesempatan ini, namun ada beberapa pertimbangan yang sangat riskan bila hal ini saya sampaikan secara terbuka.

Kalau Sahabat & Kawan Honorer jeli dan selalu mengikuti unggahan atau posstingan di Facebook saya sejak awal pastilah minimal tahu dan memahami apa yang sudah saya unggah di Facebook.

Sekali lagi saya mohon maaf beribu maaf. Bila dalam paparan yang saya tulis di sini membuat sahabat & kawan Honorer atau bisa jadi para penggiat Honorer lainnya ataupun para oknum pelaku kecurangan Rekrutmen CPNS tahun 2013 tersinggung dengan tulisan saya ini.

KEGADUHAN yang tak berkesudahan itu pasti, karena rentetan kejadian dan kasus per kasus saling keterkaitan.

Mudah-mudahan paparan ini sedikitnya bisa membantu dan menambah pemahaman bapak presiden dalam menyikapi masalah Honorer yang tak kunjung usai ini.

Mari kita ingat kembali :

1. Berdasarkan SE MenPAN-RB No. 05 Tahun 2010 THK2 seluruh Indonesia diverval

2. Hasil Verval ketemulah jumlah THK2 se Indonesia kurang lebih ada 600 ribu segera mengikuti Seleksi Test CPNS

3. Tanggal, 3 Novemver 2013 pelaksanaan Test CPNS THK2 serempak se Indonesia

4. Kecurangan mulai tampak diberbagai daerah yang dilakukan oleh oknum-oknum Pejabat pemerintahan, Pengurus Organisasi/Forum, Tokoh Masyarakat dan masyarakat yang punya hobby mencari rejeki melalui modus tipu menipu *)

5. Panselnas Rekrutmen CPNS THK2 Tahun 2013 dan Crew-crewnya mulai puyeng. Prediksi kecurangan dari tingkat pusat sampai daerah tampaknya sudah tertata rapi dan terorganisir dengan apik dan cantik. Gaya Multilevel diterapkan dalam mengeruk keuntungan yang sering saya sebut bahwa THK2 DIANGGAP LAHAN BASAH

6. Pengumuman hasil Seleksi Rekrutmen CPNS THK2 Tahun 2013, Tidak Tepat Waktu yang sesuai jadwal diumumkan minggu pertama bulan Februari 2014 ternyata molor berkali-kali dan seingat saya pengumuman DITUNDA SAMPAI 6 – 7 KALI

7. Hasil Pengumuman Seleksi Rekrutmen CPNS THK2 Tahun 2013 sangat MENGEJUTKAN
Nomor Test yang dinyatakan LULUS SELEKSI setelah saya cross chek dan saya bandingkan antar daerah khususnya di 38 Kabupaten / Kota se Jawa Timur hampir rata-rata mengunakan Rumus Statistik KELIPATAN (Ada yang menggunakan rumus kelipatan : 3, 6 dan 9). Misal Rumus Kelipatan 9
……345 (+9) = …….354
……354 (+9) = …….363
……363 (+9) = …….372 dst….

Begitu juga yang menggunakan Rumus-rumus seperti yang sudah saya sebutkan diatas.

Jadi PERCUMA DIADAKAN TEST kalau nomor tes yang lulus sudah diatur sedemikian rupa.

8. Passing Grade (Nilai Hasil Ujian TIDAK DIPUBLIKASIKAN)

9. Marak Percaloan dimana-mana
(Lihat Bukti Kwitansi yang telah kami temukan dari daerah Bandung Barat). THK2 yang dinyatakan lulus tidak menutup kemungkinan banyak yang menggunakan JALUR – MAJU TAK GENTAR MEMBELA YANG BAYAR

10. Banyak kami temukan data THK2 yang dinyatakan lulus ternyata TERINDIKASI BODONG (Mal Administrasi).Misal dari Kabupaten Blitar, Kabupaten Banyuwangi, DKI, dan daerah lainnya

Mudah-mudahan apa yang sudah saya paparkan di atas bisa bermanfaat dan berguna bagi kita semua. Juga bisa menggugah hati bapak presiden sebelum menetapkan kebijakan penyelesaian masalah formasi CPNS kosong.

Wassalamu’akaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Salam Solidaritas Tanpa Batas

ttd.

Riyanto Agung Subekti (Itong)

Facebook Comments